Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

JALAN JAJAN · 10 Feb 2025 22:14 WIB ·

Gunungkidul Genjot Pariwisata Desa, Tinggalkan Dominasi Pantai


					<em>Tempat Wisata Gunung Kidul - Gunung Ireng Patuk (instagram @turjogja)</em> Perbesar

Tempat Wisata Gunung Kidul - Gunung Ireng Patuk (instagram @turjogja)

Gunungkidul [DESA MERDEKA] – Pariwisata Gunungkidul terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Namun, fokus kunjungan wisatawan yang masih terpusat di kawasan pantai mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan destinasi baru. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan potensi desa wisata di wilayah utara.

“Kami ingin meratakan sebaran wisatawan,” ujar Aris Sugiyantoro, Sub Kordinasi Obyek dan Daya Tarik Wisata, Dinas Pariwisata Gunungkidul. “Selama ini, pantai memang menjadi magnet utama, tapi kami melihat potensi besar di desa-desa yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang unik.”

Sejumlah pengunjung sedang bermain di Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus. Hingga saat ini, kunjungan wisata masih didominasi kawasan pantai Minggu (8/2/2025) (Image courtesy:Harian Jogja)

Desa Wisata Bendung di Semin menjadi contoh sukses pengembangan desa wisata di Gunungkidul. Dengan dukungan pemerintah, desa ini berhasil menarik minat wisatawan dengan menawarkan pengalaman yang autentik, mulai dari menikmati keindahan alam hingga belajar tentang tradisi lokal.

“Konsep desa wisata ini sangat efektif untuk memperkenalkan keanekaragaman Gunungkidul,” tambah Aris. “Selain itu, juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.”

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana, optimistis target kunjungan wisatawan di tahun 2025 dapat tercapai. Berbagai strategi promosi telah disiapkan, mulai dari kerja sama dengan agen travel hingga pemanfaatan media sosial.

“Kami juga akan terus meningkatkan kualitas fasilitas dan infrastruktur di desa wisata,” kata Windu. “Tujuannya agar wisatawan merasa nyaman dan betah berkunjung ke Gunungkidul.”

Dengan fokus pada pengembangan desa wisata, Gunungkidul tidak hanya menawarkan keindahan alam pantai, tetapi juga pengalaman wisata yang lebih beragam dan bermakna. Hal ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menjelajahi keindahan alam dan budaya Gunungkidul yang autentik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sihir Sejarah Ambarawa: Sendratari Babad Fort Willem I Digelar Rutin

18 Januari 2026 - 07:18 WIB

Le Jacques-Cartier: “Hotel Bawah Laut” Prancis Ubah Peta Wisata Indonesia

17 Januari 2026 - 16:55 WIB

Mentawai Bukan Sekadar Ombak: Turis Prancis ‘Sihir’ Siberut

16 Januari 2026 - 20:57 WIB

Stasiun Tuntang: Menghidupkan ‘Roh’ Kolonial Melalui Diplomasi Budaya

16 Januari 2026 - 17:04 WIB

Benteng Pendem Ambarawa: Jejak Kolonial yang Kini Bernafas Budaya

10 Januari 2026 - 10:21 WIB

Lumpia Danish: Dari Satu Kilo Rebung, Kini 3 Kuintal per-Hari

7 Januari 2026 - 04:27 WIB

Trending di JALAN JAJAN