Padang Pariaman [DESA MERDEKA] – Nurmaini (55), janda miskin dengan dua anak warga Korong Kampuang Tangah, Nagari Buayan, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, terkejut saat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, tiba di rumahnya pada Jumat dini hari (14/3/2025). Kedatangan tak terduga itu terjadi saat Nurmaini sedang menyiapkan sahur untuk keluarganya.
Gubernur Mahyeldi bersama rombongan datang untuk sahur bersama dan menyerahkan bantuan bedah rumah tidak layak huni. “Alhamdulillah, kami bisa langsung bertemu ibu dan menyerahkan bantuan bedah rumah,” ujar Gubernur.
Kondisi rumah Nurmaini yang berdinding triplek lapuk dan minim perabotan, karena sering kebanjiran, membuat Gubernur prihatin. Program singgah sahur ini merupakan inisiatif Pemprov Sumbar untuk membantu warga kurang mampu.
“Kami menyerahkan bantuan bedah rumah Rp25 juta dari Baznas. Semoga bantuan ini bisa memperbaiki rumah ibu Nurmaini,” kata Gubernur.
Nurmaini menceritakan kondisinya setelah 27 tahun ditinggal suaminya. Ia hanya berjualan keripik singkong untuk menghidupi kedua anaknya. Anak pertamanya, Raju (27), menderita gangguan saraf sejak kecil dan harus mengonsumsi obat rutin.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Baznas dan CSR Bank Nagari sebesar Rp2,5 juta. Bantuan ini sangat berarti untuk memperbaiki rumah kami,” ujar Nurmaini terharu.
Gubernur Mahyeldi dan rombongan kemudian sahur bersama Nurmaini dan keluarganya. (H)


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.