Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 19 Feb 2026 07:04 WIB ·

Gubernur Mahyeldi Awali Ramadan dari Masjid Muhajirin Tabing


					Gubernur Mahyeldi Awali Ramadan dari Masjid Muhajirin Tabing Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Suasana khidmat menyelimuti Masjid Muhajirin, Wisma Indah 3, Tabing, saat ratusan jemaah merapatkan baris untuk menunaikan salat tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah, Rabu malam (18/2/2026). Di tengah barisan jemaah tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, hadir mengawali rangkaian ibadah bulan suci, sekaligus menjadikannya momentum untuk “belanja” pahala dan mempererat ukhuwah dengan warga Ranah Minang.

Kehadiran orang nomor satu di Sumbar ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari rangkaian tradisi Pemprov Sumbar dalam menyapa langsung denyut ibadah masyarakat di akar rumput. Masjid Muhajirin menjadi saksi mulainya perjalanan spiritual masyarakat Padang dalam menyambut bulan penuh ampunan tahun ini.

Ramadan Sebagai Madrasah Karakter
Dalam tausiahnya di sela rangkaian salat, Gubernur Mahyeldi membedah filosofi Ramadan sebagai institusi pendidikan bagi jiwa. Ia mengajak jemaah tidak hanya fokus pada peningkatan kuantitas ibadah fisik, tetapi juga pada transformasi perilaku dan kualitas sosial.

“Ramadan adalah bulan pendidikan. Kita dilatih untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Gunakan kesempatan ini untuk memperbaiki diri, memperkuat silaturahmi, dan yang paling penting, meningkatkan kepedulian sosial kita kepada sesama,” ungkap Mahyeldi di hadapan para jemaah yang menyimak dengan penuh kekhusyukan.

Menjaga Kedamaian di Ranah Minang
Gubernur juga menitipkan pesan penting mengenai pentingnya menjaga kondusivitas wilayah. Di tengah keberagaman dan dinamika sosial, Sumatera Barat diharapkan tetap menjadi daerah yang teduh selama bulan suci ini. Dengan menjaga lisan dan perilaku, Ramadan diharapkan membawa keberkahan kolektif bagi seluruh masyarakat.

Malam itu, Tarawih perdana di Tabing menjadi simbol dimulainya gelombang kebaikan di Sumatera Barat. Khidmatnya suasana doa dan bacaan Al-Qur’an yang menggema dari Masjid Muhajirin seolah menegaskan bahwa masyarakat siap memasuki “madrasah” Ramadan dengan semangat baru untuk menjadi manusia yang lebih bertakwa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Apel! Maifrizon Gebrak Disiplin ASN Sekretariat DPRD Sumbar, Kinerja Jadi Sorotan

18 September 2026 - 15:10 WIB

Nyawa Warga Indari Dipertaruhkan di Mobil Bak Terbuka, Dinas Perhubungan dan Satlantas Didesak Terbit Izin Trayek Aman

17 September 2026 - 21:04 WIB

Surat Pengaduan Tahapan Pilkades Bantarjaya Diterima DPMD Kabupaten Bekasi

17 September 2026 - 16:56 WIB

Abu Jihad Akan Layangkan Pengaduan ke DPMD, Soroti Tiga Tahapan Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Trending di RAGAM