Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 30 Mei 2025 16:06 WIB ·

Gapura Megah, Semangat Membara di Bungurmekar


					Gapura megah yang menjadi penanda Desa Bungurmekar, simbol kemajuan dan semangat gotong royong warga. Perbesar

Gapura megah yang menjadi penanda Desa Bungurmekar, simbol kemajuan dan semangat gotong royong warga.

Lebak [DESA MERDEKA]Sebuah inisiatif pembangunan desa di Lebak tengah menjadi sorotan. Pembangunan gapura di Desa Bungurmekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, yang menelan anggaran hingga Rp100 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2025, menuai perhatian. Meskipun terkesan sederhana, proyek ini menjadi simbol apresiasi terhadap kemajuan desa dan semangat gotong royong warga.

Gapura yang berdiri kokoh ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda batas desa, tetapi juga merepresentasikan identitas baru Desa Bungurmekar. Anggaran Rp100 juta yang dialokasikan menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan fasilitas yang representatif dan membanggakan bagi warganya. Desain yang sederhana namun bermakna diyakini mampu memancarkan semangat kebersamaan dan kemandirian desa.

Zaenudin, seorang aktivis LSM, turut menyoroti pembangunan ini. Dalam keterangannya, Zaenudin mengungkapkan harapannya agar setiap dana yang dialokasikan untuk pembangunan desa dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. “Masyarakat Bungurmekar dan warga Kabupaten Lebak berhak tahu bagaimana uang negara digunakan,” ujarnya, 30 Mei 2025. Harapan ini selaras dengan semangat akuntabilitas publik yang terus didorong dalam pengelolaan dana desa.

Transparansi dan Apresiasi: Pondasi Kemajuan Desa

Kepala Desa Bungurmekar, Usup, menyambut baik perhatian yang diberikan terhadap proyek ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap untuk diaudit dan memastikan semua tahapan pembangunan telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan. “Kami siap diperiksa. Semuanya sudah sesuai dengan RAB yang kami buat. Kami tidak takut terhadap laporan aktivis LSM. Proyek itu dikerjakan sesuai aturan,” ujar Usup. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah desa terhadap transparansi anggaran dan pelaksanaan proyek yang akuntabel.

Pembangunan gapura ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi masyarakat desa untuk terus berinovasi dan berkarya, demi kemajuan Desa Bungurmekar. Apresiasi terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan merupakan kunci untuk menciptakan lingkungan yang sejahtera dan mandiri. Proyek ini tidak hanya sebatas bangunan fisik, melainkan sebuah simbol harapan dan kebanggaan bersama yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Balitata Kawal Tumbuh Kembang Balita

12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Menggarami Lautan Lunang: Kritik Perda Bencana & Siasat APBDes

12 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Dukung Sport Tourism, BOM Run 2026 Dongkrak Sektor UMKM Padang

9 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Sinergi Antardesa: Cara Budi Prasetyawan Hidupkan Ekonomi Warga

8 Agustus 2026 - 01:33 WIB

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Trending di RAGAM