Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 20 Feb 2025 15:12 WIB ·

Festival Serabi Ngampin Ambarawa: Lestarikan Tradisi dan Budaya Nusantara


					Festival Serabi Ngampin Ambarawa: Lestarikan Tradisi dan Budaya Nusantara Perbesar

Ambarawa, Semarang [DESA MERDEKA] – Kekayaan Nusantara memang sangat menakjubkan. Tak heran, budaya Nusantara menjadi acuan peri kehidupan sosial yang tidak ada di belahan bumi lain. Budaya Nusantara sepatutnya untuk terus digaungkan, agar nilai-nilai “budaya timur” selalu terjaga.

Salah satu tradisi yang kembali digelar setelah vakum selama 20 tahun adalah tradisi Sya’ban berupa festival serabi. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ambarawa, Darwanto.

Acara yang dilaksanakan pada 15 Februari 2025, bertepatan dengan 16 Sya’ban, di Kelurahan Desa Ngampin, Ambarawa, dihadiri oleh forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkompincam), Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), budayawan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan ribuan pengunjung yang memadati lokasi dan sepanjang jalan di lokasi tersebut. Malam itu, perjalanan Ambarawa-Jambu sempat mengalami kemacetan.

Serabi mulai dijajakan di pinggir jalan (Ambarawa-Jambu) sejak tahun 1990 oleh satu atau dua orang. Kini, terdapat 80 orang penjaja dengan lapak kecil berukuran 2×2 meter dengan tungku dan wajan kecil dari tanah liat, yang tergabung dalam paguyuban Serabi Mekar Lestari.

Malam itu, 500 serabi klasik disajikan oleh inisiasi paguyuban untuk masyarakat umum, yang habis dalam sekejap (5 menit) karena tumpah ruahnya pengunjung. Festival ini tidak hanya menjadi ajang untuk menikmati serabi, tetapi juga menjadi momentum untuk melestarikan tradisi dan budaya lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Cerdas Schuster: Alasan Ilmuwan Belanda Bungkam Soal Mr. X

6 Maret 2026 - 16:09 WIB

Hikmah dari Seekor Ikan: Belajar Menjaga Lidah dari Gus Sentot

6 Maret 2026 - 15:42 WIB

Wagub Vasko Puji Semangat Gen Z Makmurkan Masjid

5 Maret 2026 - 10:16 WIB

Gubernur Mahyeldi Kejutan Sahur di Rumah Triplek Sawahlunto

5 Maret 2026 - 10:07 WIB

Pajak Air Permukaan: Modal Baru Pembangunan Dharmasraya Berkelanjutan

5 Maret 2026 - 05:08 WIB

Satu Gampong Satu Tahfidz: Investasi Langit Baitul Mal

5 Maret 2026 - 04:51 WIB

Trending di RAGAM