Jakarta [DESA MERDEKA] — Tabir keraguan atas kepemimpinan karate di Bumi Moloku Kie Raha resmi berakhir. Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Maluku Utara kini memasuki babak baru yang penuh optimisme. Kepastian ini tegak lurus setelah Ketua Umum Pengprov FORKI Maluku Utara, Ahmad Assagaf, S.T., secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Kepengurusan dari Pengurus Besar (PB) FORKI di Kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Langkah diplomatis dan konsolidasi yang dilakukan Ahmad Assagaf tidak hanya menjadi seremoni administratif, tetapi merupakan pernyataan sikap bahwa FORKI Maluku Utara kini berdiri di atas legalitas yang kokoh. Dalam kunjungan tersebut, Ahmad didampingi oleh jajaran inti pengurus, di antaranya Sekretaris Umum M. Djoyo Soekarno, S.H., M.H., Ketua Bidang Perwasitan dan Juri Evi Deviana Sijaya, serta Wakil Humas Muhammad Husni Sapsuha.
Mengakhiri Keraguan, Memulai Kebangkitan
Penyerahan SK oleh Wasekjen dan Kepala Sekretariat PB FORKI ini menjadi jawaban final bagi publik olahraga di Maluku Utara. Ahmad Assagaf menegaskan bahwa dengan diterimanya SK hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) ini, tidak ada lagi ruang untuk keraguan. Fokus utama kini beralih sepenuhnya pada kerja nyata dan peningkatan prestasi atlet.
“SK ini adalah amanah sekaligus genderang perang melawan kemandekan prestasi. Kami memastikan bahwa mulai hari ini, FORKI Maluku Utara fokus pada peningkatan kualitas atlet. Kami tidak hanya mengejar partisipasi di ajang regional, tetapi kami membidik podium di kancah nasional hingga internasional,” ujar Ahmad Assagaf dengan nada optimistis.
Strategi Tiga Pilar: Harmonisasi, Disiplin, dan Pembinaan
Ahmad Assagaf, yang juga dikenal sebagai pengusaha dan politisi bertangan dingin, memaparkan visi besar yang disebutnya sebagai “Tiga Pilar Kemajuan”. Ketiga hal tersebut adalah harmonisasi pengurus, penegakan kedisiplinan, dan penguatan pembinaan di tingkat perguruan.
Menurut sosok yang akrab disapa Bib Ahmad ini, perguruan adalah basis utama pembentukan karakter dan teknik atlet. Oleh karena itu, FORKI Malut berkomitmen hadir hingga ke 10 kabupaten/kota untuk memastikan sinkronisasi antara kebijakan provinsi dengan kebutuhan di lapangan.
“Kami akan melakukan konsolidasi menyeluruh. Perguruan-perguruan yang tersebar di Maluku Utara adalah mesin pencetak juara. Kami akan memberikan dukungan penuh agar iklim kompetisi yang sehat dapat tercipta,” tegasnya.
Penguatan Wasit dan Target Kejuaraan Terdekat
Tak hanya fokus pada fisik atlet, peningkatan kualitas perangkat pertandingan juga menjadi prioritas. FORKI Malut berencana menggelar pelatihan wasit dengan menggandeng FORKI provinsi tetangga atau mendatangkan pakar dari PB FORKI guna melakukan sharing kualifikasi.
“Kualitas pertandingan ditentukan oleh kualitas wasit. Kami ingin wasit-wasit asal Maluku Utara memiliki standar yang diakui secara nasional,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret pasca-penerimaan SK, Sekretaris Umum FORKI Malut, M. Djoyo Soekarno, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan agenda pelantikan pengurus dalam waktu dekat. Pelantikan ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Besar FORKI sebagai bentuk dukungan moril terhadap kebangkitan karate di Malut.
“Ketum Ahmad Assagaf sudah memerintahkan kami untuk bergerak cepat. Setelah pelantikan, sebuah kejuaraan karate berskala besar akan segera digelar untuk menjaring potensi atlet-atlet berbakat yang selama ini terpendam,” pungkas Djoyo.
Dengan nakhoda baru dan legalitas yang sah, karate Maluku Utara kini siap melesat menuju “Tahun Emas”. Masyarakat menanti aksi nyata para karateka Malut untuk mengibarkan bendera daerah di podium tertinggi dunia.(*)

Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Konsultan Pendidikan Nawala Education (Overseas Study Advisor – Nawala Education) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Penghargaan paling tinggi bagi seorang pekerja keras bukanlah apa yang dia peroleh dari pekerjaan itu, tapi seberapa berkembang ia dengan kerja kerasnya itu.” – John Ruskin


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.