Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 8 Jan 2026 12:30 WIB ·

Eks Operator Desa Kini Jadi “Bendahara” Baru Salak Kembang


					Eks Operator Desa Kini Jadi “Bendahara” Baru Salak Kembang Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Wajah lama dengan tanggung jawab baru kini mewarnai tata kelola keuangan di Desa Salak Kembang, Kecamatan Kalidawir. Alan Budi Kusuma, yang sebelumnya dikenal sebagai operator desa, resmi “naik kelas” menjadi Kepala Urusan (Kaur) Keuangan setelah menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan di Balai Desa Salak Kembang, Kamis (8/1/2026).

Langkah ini dianggap sebagai strategi cerdas pemerintah desa untuk mempercepat akselerasi birokrasi. Dengan latar belakang sebagai operator yang akrab dengan data, Alan diharapkan tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan sistem administrasi keuangan desa yang kian kompleks.

Akselerasi Administrasi di Tangan Anak Muda
Kepala Desa Salak Kembang, H. Agus Supriyanto, menegaskan bahwa penunjukan Alan didasarkan pada kompetensi nyata. Transisi dari operator menjadi Kaur Keuangan merupakan jawaban atas kebutuhan desa akan personel yang tangkas dalam mengelola data sekaligus teliti dalam eksekusi anggaran.

“Penempatan Mas Alan ini sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan desa. Harapan saya, ia segera melakukan akselerasi kerja, terutama dalam tertib administrasi, pelayanan masyarakat, dan tata kelola keuangan,” ujar Agus usai memimpin pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan oleh tokoh masyarakat dan jajaran perangkat desa.

Peringatan Keras: Jangan “Neko-Neko”
Meski disambut positif, tantangan berat sudah menanti. Camat Kalidawir, Rusdiyanto, memberikan peringatan tajam terkait integritas. Menurutnya, urusan uang desa adalah area sensitif yang menuntut disiplin tinggi dan ketelitian tanpa celah.

“Pesan saya kepada Mas Alan, hati-hati dan teliti. Sebagai perangkat desa, jangan ‘neko-neko’ (berbuat macam-macam). Jalankan juknis sesuai aturan dan perhatikan kedisiplinan waktu kerja,” tegas Rusdiyanto.

Senada dengan itu, Plt. Kepala DPMD Tulungagung, Hari Prastijo, mengingatkan bahwa status sebagai pamong desa membawa beban tanggung jawab besar sebagai pelayan publik. Ia menekankan bahwa hak yang diterima oleh perangkat desa harus dibayar tuntas dengan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Komitmen Pelayanan Publik
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas, sebuah janji tertulis untuk menjauhkan diri dari praktik korupsi dan penyimpangan jabatan. Kehadiran berbagai elemen seperti BPD, LPM, PKK, hingga Forum Anak menunjukkan dukungan komunitas yang kuat terhadap struktur baru ini.

Kini, beban pengelolaan keuangan Desa Salak Kembang resmi berpindah ke pundak Alan Budi Kusuma. Publik menanti, apakah efisiensi teknis yang ia miliki saat menjadi operator mampu diterjemahkan menjadi transparansi keuangan yang unggul bagi warga desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Penyaluran BLT Dana Desa Periode Juni 2026 kepada 6 KPM di Desa Balumbungan Berlangsung Lancar

19 Juni 2026 - 10:12 WIB

Bantuan Ayam Petelur Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jombang

18 Juni 2026 - 23:26 WIB

Anggaran Desa Kudus Tercekik, Kades Tagih Solusi Bupati

18 Juni 2026 - 02:56 WIB

Besikama Perkuat Kader Posyandu demi Kesehatan Warga Desa

17 Juni 2026 - 19:13 WIB

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dilema Dana CSR Desa Tamainusi: Antara Pembangunan dan Penjara

15 Juni 2026 - 09:05 WIB

Trending di DESA