Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Wajah lama dengan tanggung jawab baru kini mewarnai tata kelola keuangan di Desa Salak Kembang, Kecamatan Kalidawir. Alan Budi Kusuma, yang sebelumnya dikenal sebagai operator desa, resmi “naik kelas” menjadi Kepala Urusan (Kaur) Keuangan setelah menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan di Balai Desa Salak Kembang, Kamis (8/1/2026).
Langkah ini dianggap sebagai strategi cerdas pemerintah desa untuk mempercepat akselerasi birokrasi. Dengan latar belakang sebagai operator yang akrab dengan data, Alan diharapkan tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan sistem administrasi keuangan desa yang kian kompleks.
Akselerasi Administrasi di Tangan Anak Muda
Kepala Desa Salak Kembang, H. Agus Supriyanto, menegaskan bahwa penunjukan Alan didasarkan pada kompetensi nyata. Transisi dari operator menjadi Kaur Keuangan merupakan jawaban atas kebutuhan desa akan personel yang tangkas dalam mengelola data sekaligus teliti dalam eksekusi anggaran.
“Penempatan Mas Alan ini sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan desa. Harapan saya, ia segera melakukan akselerasi kerja, terutama dalam tertib administrasi, pelayanan masyarakat, dan tata kelola keuangan,” ujar Agus usai memimpin pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan oleh tokoh masyarakat dan jajaran perangkat desa.
Peringatan Keras: Jangan “Neko-Neko”
Meski disambut positif, tantangan berat sudah menanti. Camat Kalidawir, Rusdiyanto, memberikan peringatan tajam terkait integritas. Menurutnya, urusan uang desa adalah area sensitif yang menuntut disiplin tinggi dan ketelitian tanpa celah.
“Pesan saya kepada Mas Alan, hati-hati dan teliti. Sebagai perangkat desa, jangan ‘neko-neko’ (berbuat macam-macam). Jalankan juknis sesuai aturan dan perhatikan kedisiplinan waktu kerja,” tegas Rusdiyanto.
Senada dengan itu, Plt. Kepala DPMD Tulungagung, Hari Prastijo, mengingatkan bahwa status sebagai pamong desa membawa beban tanggung jawab besar sebagai pelayan publik. Ia menekankan bahwa hak yang diterima oleh perangkat desa harus dibayar tuntas dengan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Komitmen Pelayanan Publik
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas, sebuah janji tertulis untuk menjauhkan diri dari praktik korupsi dan penyimpangan jabatan. Kehadiran berbagai elemen seperti BPD, LPM, PKK, hingga Forum Anak menunjukkan dukungan komunitas yang kuat terhadap struktur baru ini.
Kini, beban pengelolaan keuangan Desa Salak Kembang resmi berpindah ke pundak Alan Budi Kusuma. Publik menanti, apakah efisiensi teknis yang ia miliki saat menjadi operator mampu diterjemahkan menjadi transparansi keuangan yang unggul bagi warga desa.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.