DPRD Tuban Soroti Integritas Seleksi Perangkat Desa Jenu, Minta Peserta Waspada Calo
Tuban, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan transparansi dan integritas seleksi perangkat desa. Kali ini, DPRD Tuban berkolaborasi dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menyelenggarakan sosialisasi persiapan ujian Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi perangkat desa se-Kecamatan Jenu.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, ini bertujuan untuk memberikan informasi yang dibutuhkan, sekaligus menjamin proses seleksi berjalan jujur dan kredibel. Kehadiran DPRD Tuban dalam sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memantau dan mengawasi langsung pelaksanaan tes yang telah dipercayakan kepada Unair.
Waspada Iming-Iming Calo Kelulusan
Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, memanfaatkan momentum sosialisasi ini untuk menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta ujian. Ia meminta agar peserta tidak mudah percaya dan tergiur dengan pihak-pihak yang menawarkan iming-iming kelulusan atau memberikan bocoran soal dengan imbalan uang.
“Kami berpesan kepada seluruh peserta tes, untuk terus mempersiapkan diri, belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa lolos dalam tes perangkat desa,” ujar Fahmi Fikroni.
Anggota fraksi PKB ini menegaskan bahwa praktik-praktik tersebut hanyalah upaya penipuan yang tidak akan menjamin kelulusan. “Jangan pernah percaya, karena setiap kali tes perangkat desa dilaksanakan pasti selalu ada riak-riak seperti ini,” tegasnya. Menurut Fahmi, cara-cara curang hanya merugikan peserta dan tidak menghasilkan perangkat desa yang berkompeten.
Oleh karena itu, ia mengingatkan agar para peserta selalu percaya pada kemampuan diri sendiri dan memastikan kesiapan akademis sebelum menghadapi ujian.
Jaminan Kredibilitas Ujian dan Lima Aspek Tes
Fahmi Fikroni memberikan keyakinan kepada peserta bahwa tes yang diselenggarakan oleh Unair sudah teruji kredibilitasnya. Menurutnya, Unair telah menyelenggarakan tes perangkat desa dengan baik, jujur, dan sangat transparan selama ini, sehingga tidak akan ada pihak yang berani bermain curang dalam pelaksanaan ujian.
Sebagai bentuk komitmen menjaga transparansi, Fahmi menjelaskan bahwa Komisi II DPRD Tuban, yang membidangi hukum dan pemerintahan, akan terus mengawal, mengawasi, dan memantau langsung jalannya tes perangkat desa ini.
Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terus terjalin antara DPRD Tuban dan Unair, yang diharapkan dapat berlanjut demi menghasilkan perangkat desa yang benar-benar layak dan berkompeten.
Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 Tahun 2022, Fahmi mengingatkan bahwa tes perangkat desa menguji lima aspek utama, yaitu:
- Bahasa Indonesia
- Pengetahuan Pemerintahan Desa
- Komputer
- Pendidikan Agama
- Pengetahuan Umum
Dengan sosialisasi dan pengawasan ketat dari DPRD dan penyelenggara berintegritas seperti Unair, diharapkan seleksi perangkat desa di Kecamatan Jenu dapat menghasilkan aparatur desa terbaik yang siap melayani dan memajukan masyarakat.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.