Pasuruan [DESA MERDEKA] – Peringatan Hari Desa Nasional 2025 di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menjadi momentum penting bagi desa ini untuk menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan. Tidak hanya sebatas seremonial, Desa Randupitu telah merintis berbagai inovasi untuk mencapai swasembada pangan dan bahkan berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi.
Berbeda dari desa lain, Desa Randupitu telah membangun kawasan ketahanan pangan yang lengkap. Terdapat green house seluas 88 meter persegi yang dilengkapi dengan sistem hidroponik untuk budidaya sayur-sayuran. Selain itu, terdapat 11 kolam lele dan area penggemukan bebek. Semua kegiatan ini dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menjelaskan bahwa konsep ketahanan pangan ini telah disiapkan sejak jauh-jauh hari. “Kami ingin Desa Randupitu tidak hanya mandiri pangan, tetapi juga menjadi contoh bagi desa lain,” ujarnya.
Inovasi Hidroponik Unggul
Salah satu inovasi unggulan di Desa Randupitu adalah penggunaan sistem hidroponik dalam budidaya sayuran. Dengan sistem ini, tanaman tumbuh lebih cepat dan berkualitas karena nutrisi yang diberikan lebih terkontrol. Selain itu, penggunaan air juga lebih efisien.
“Kami memilih sistem hidroponik karena lebih efisien dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Hasil panen sayuran hidroponik kami sangat diminati masyarakat,” tambah Fuad.
Potensi Wisata Edukasi
Tidak hanya fokus pada produksi pangan, Desa Randupitu juga mengembangkan konsep wisata edukasi. Kawasan ketahanan pangan yang dibangun diintegrasikan dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pempes. Pengunjung dapat belajar tentang pengelolaan sampah yang baik dan sekaligus melihat langsung proses budidaya tanaman dan ternak.
“Kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai pusat edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda. Mereka bisa belajar tentang pentingnya ketahanan pangan dan bagaimana cara memproduksi pangan secara berkelanjutan,” ungkap Fuad.
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah
Keberhasilan Desa Randupitu dalam membangun kawasan ketahanan pangan tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan pemerintah. Seluruh elemen masyarakat di Desa Randupitu terlibat aktif dalam kegiatan ini. Selain itu, pemerintah desa juga mendapatkan dukungan dari pemerintah kabupaten dan berbagai pihak lainnya.
“Kami berharap Desa Randupitu bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia. Dengan ketahanan pangan yang kuat, desa akan menjadi lebih mandiri dan sejahtera,” pungkas Fuad.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.