Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 11 Des 2025 17:06 WIB ·

Desa Pakel Sulap Dana Desa Jadi Telur Penumpas Stunting


					Desa Pakel Sulap Dana Desa Jadi Telur Penumpas Stunting Perbesar

Banyuwangi, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, membuktikan bahwa Dana Desa bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan instrumen nyata untuk memutus rantai kelaparan dan stunting. Melalui inisiatif “gotong royong protein”, Pemerintah Desa (Pemdes) bersama TP PKK setempat mengelola peternakan ayam petelur yang hasilnya tidak hanya mempertebal kas desa, tetapi juga dibagikan gratis kepada warga kurang mampu.

Inisiatif ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat melakukan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Menurutnya, model bisnis sosial yang dijalankan Desa Pakel adalah prototipe ideal kemandirian pangan lokal.

“Secara ekonomi, desa memiliki sumber penghasilan mandiri. Dari sisi kesehatan, kebutuhan protein warga terpenuhi dengan harga terjangkau dan kualitas telur yang selalu segar setiap hari,” ujar Ipuk, Kamis (11/12/2025).

Ekonomi Berbasis Kepedulian Sosial
Peternakan yang menampung 430 ekor ayam ini mampu memproduksi sekitar 18 hingga 20 kilogram telur per hari, atau setara setengah ton per bulan. Uniknya, meski telur dijual dengan harga kompetitif (Rp25.000–Rp26.000 per kg) untuk menjaga sirkulasi bisnis, aspek kemanusiaan tetap menjadi prioritas.

Kepala Desa Pakel, Mulyadi, mengungkapkan bahwa keuntungan dari penjualan tersebut diputar kembali untuk pelayanan desa. “Dua pekan sekali, produksi telur kami bagikan gratis secara khusus untuk warga kurang mampu dan anak-anak yang terindikasi stunting,” tegasnya.

Realisasi Dana Desa 20 Persen
Keberhasilan Desa Pakel berawal dari alokasi dana desa untuk program ketahanan pangan. Sesuai regulasi, minimal 20 persen dana desa wajib dialokasikan untuk sektor pangan. Camat Licin, Donny Arsilo Sofyan, menjelaskan bahwa setiap desa di wilayahnya didorong untuk mengembangkan potensi yang berbeda, mulai dari kambing hingga hidroponik.

Dengan melibatkan tenaga kerja dari warga sekitar, proyek ini tidak hanya menyediakan pangan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru. Langkah Desa Pakel ini sejalan dengan ambisi pemerintah pusat dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional dari level paling dasar: desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 5 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rembuk Stunting Desa Polewali Siapkan Generasi Berkualitas

4 Juni 2026 - 13:56 WIB

PABPDSI Gelar Retreat Nasional, Perkuat Pembangunan dari Desa

3 Juni 2026 - 08:51 WIB

Demokrasi Setengah Hati pada Pemilihan BPD Desa Tanjungbaru

27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Berburu Sertifikat Lahan Bebas Sengketa lewat PTSL Desa Panggul

22 Mei 2026 - 17:31 WIB

Sepak Bola dan Asa Pemuda di Desa Mubur Anambas

22 Mei 2026 - 13:51 WIB

Trending di DESA