Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 6 Jan 2025 15:49 WIB ·

Dana Desa untuk Makan Gratis? Ekonom Ingatkan Dampak Pembangunan


					Dana Desa untuk Makan Gratis? Ekonom Ingatkan Dampak Pembangunan Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Rencana pemerintah untuk menggunakan dana desa dalam membiayai program makan bergizi gratis menuai beragam tanggapan. Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai potensi dampak kurang baik dari kebijakan ini terhadap kemajuan pembangunan di tingkat desa.

Menurut Huda, pengalihan alokasi dana desa untuk program makan gratis dikhawatirkan dapat menghambat berbagai inisiatif pembangunan yang telah direncanakan di desa. Hal ini disebabkan oleh sifat dana desa yang terbatas, sehingga pembagiannya untuk program baru ini berpotensi mengurangi efektivitasnya dalam memenuhi beragam kebutuhan masyarakat desa secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Huda menjelaskan bahwa setiap desa memiliki karakteristik serta prioritas kebutuhan yang berbeda-beda. Apabila sebagian besar dana desa dialihkan untuk program makan gratis yang bersifat seragam, maka proyek-proyek pembangunan desa yang telah disusun, seperti perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, pembangunan fasilitas umum seperti posyandu dan sekolah, hingga program pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor, kemungkinan besar akan mengalami penundaan atau bahkan terbengkalai.

“Seharusnya, dana desa dimanfaatkan untuk pembangunan yang berkelanjutan dan memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara komprehensif,” imbuhnya.

Selain persoalan alokasi anggaran, Huda juga menyampaikan keraguannya terkait kemampuan operasional desa dalam menjalankan program makan gratis secara efektif dan efisien. “Tidak semua desa memiliki sumber daya yang memadai untuk melaksanakan program ini dengan baik,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya aspek kualitas gizi dalam makanan yang diberikan, bukan hanya sekadar kuantitas, demi tumbuh kembang anak yang optimal.

Oleh karena itu, Huda menyarankan agar pemerintah pusat mempertimbangkan sumber pendanaan alternatif yang dinilai lebih tepat sasaran, misalnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau menjalin kerja sama dengan pihak swasta yang memiliki kapasitas dan keahlian di bidang ini. Dengan demikian, dana desa dapat tetap difokuskan pada agenda pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang telah direncanakan.

Beberapa solusi alternatif yang diajukan oleh para ahli untuk program makan gratis antara lain adalah kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berpengalaman dalam isu pangan dan gizi, menggandeng bantuan dari perusahaan swasta dalam bentuk bahan makanan atau tenaga ahli, serta mengutamakan penggunaan produk-produk lokal yang sekaligus dapat memberdayakan perekonomian masyarakat desa.

Meskipun program makan gratis memiliki tujuan mulia untuk mengatasi masalah stunting dan gizi buruk pada anak, dampaknya terhadap pembangunan desa perlu dipertimbangkan secara seksama. Pemerintah diharapkan dapat menemukan solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan tanpa harus mengorbankan agenda pembangunan di tingkat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 140 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Rumah Desa Sehat Banjararum: Target Pangkas Gizi Buruk 50 Persen

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Mandiri! Rambung Merah Sahkan Aturan Hak Asal Usul

24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Jaga Mutu Program Makan Bergizi Gratis, PABPDSI Dukung Langkah BGN

24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Desa Tamanharjo: Ketika Jabatan Tak bisa Dibeli dengan Uang

20 Juni 2026 - 00:27 WIB

Bantuan Ayam Petelur Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jombang

18 Juni 2026 - 23:26 WIB

Trending di DESA