Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 21 Feb 2025 11:13 WIB ·

Dana Desa Toba 2025 Naik Drastis Jadi Rp86 Miliar


					Dana Desa Toba 2025 Naik Drastis Jadi Rp86 Miliar Perbesar

Toba, Sumatera Utara [DESA MERDEKA] Kabupaten Toba resmi melakukan “investasi besar” pada level pemerintahan terkecil. Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba tahun 2025 dipastikan melonjak sebesar 13,8 persen. Kenaikan senilai lebih dari Rp10,5 miliar ini menjadi sinyal kuat bahwa percepatan pembangunan kini bergeser secara masif ke wilayah pedesaan.

Jika pada tahun 2024 alokasi hanya menyentuh angka Rp75,8 miliar, tahun ini jumlahnya meroket hingga Rp86.356.327.840. Kenaikan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan “bahan bakar” utama untuk memperbaiki layanan publik langsung di depan pintu rumah warga.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMDPPA Toba, Rudi Simamora.

Memperkuat Fondasi Aparatur Desa
Sudut pandang menarik dari kenaikan anggaran ini adalah penguatan struktur pemerintahan desa. Dana tersebut tidak hanya dialokasikan untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk menjamin kesejahteraan mereka yang menjadi garda depan pelayanan:

  • Penghasilan Tetap & Tunjangan: Memastikan Kepala Desa, Sekretaris (non-PNS), dan seluruh perangkat desa mendapatkan hak yang layak.
  • Jaminan Sosial: Alokasi khusus untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
  • Operasional BPD: Memperkuat fungsi pengawasan di tingkat desa agar transparansi tetap terjaga.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMDPPA Toba, Rudi Simamora, menegaskan bahwa besaran anggaran ini telah dipayungi oleh Peraturan Bupati. “Penambahan ini bertujuan agar pemerataan pembangunan desa di Kabupaten Toba berjalan optimal dan merata,” jelas Rudi pada Kamis (20/2/2025).

Bukan Sekadar Gaji, Tapi Pemberdayaan
Di luar urusan administrasi, suntikan dana tambahan ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi masalah-masalah darurat. Anggaran ini mencakup pos penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan kebutuhan mendesak yang selama ini sering terkendala keterbatasan dana.

Sektor-sektor vital seperti infrastruktur jalan desa, layanan kesehatan tingkat dasar, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal kini memiliki ruang fiskal yang lebih lega. Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus mengawal penggunaan dana ini agar tetap akuntabel. Dengan anggaran yang lebih besar, desa di Toba dituntut untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi menjadi aktor utama dalam mewujudkan kesejahteraan mandiri.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 186 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Bawah Teduh Pepohonan, Tripika Pasimarannu Dampingi Warga Terdampak Gempa

15 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Keteladanan 2 Kades di Biboki Selatan Tambal Jalan

14 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Warga Dusun 2B Karang Sari Bangun Gapura Sambut HUT ke-81 RI, Semarakkan Desa HELAU

12 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Merah Putih di Gerbang Penyangga: Menjahit Swadaya Lewat Desa HELAU

11 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Pertahankan Ruang Hidup Pesisir, Nagari Ketaping Daulatkan Mitigasi Bencana

9 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Tinggalkan Asumsi, RKP Banjararum 2027 Kini Berbasis Data!

9 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Musdes Penetapan ID Banjararum2.
Trending di KABAR DESA