Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 3 Jun 2023 15:33 WIB ·

Dana Desa Jadi Modal Petani Krueng Mesjid Mandiri Pangan


					Para petani warga Desa Krueng Mesjid, Peusangan Bireuen mendapat bantuan benih dan pupuk, Sabtu (3/6/2023) sumber dana desa. (Image courtesy: SerambiNews.com) Perbesar

Para petani warga Desa Krueng Mesjid, Peusangan Bireuen mendapat bantuan benih dan pupuk, Sabtu (3/6/2023) sumber dana desa. (Image courtesy: SerambiNews.com)

Bireuen, Aceh [DESA MERDEKA] Desa Krueng Baro Mesjid di Kecamatan Peusangan, Bireuen, membuktikan bahwa Dana Desa (DD) bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan mesin penggerak ekonomi rakyat. Melalui alokasi program ketahanan pangan, desa ini secara mandiri memfasilitasi kebutuhan dasar petani jelang musim tanam melalui pembagian benih dan pupuk berkualitas.

Langkah ini menjadi strategi cerdas dalam memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak atau harga pasar yang fluktuatif saat musim tanam tiba. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Camat Peusangan, Ibrahim, didampingi Babinsa Koramil 06/Peusangan kepada Kelompok Tani Sarena, Sabtu (03/06/2023).

Fokus pada Produktivitas: Benih Unggul dan Pupuk Tepat Sasaran
Pemerintah Desa Krueng Baro Mesjid menyalurkan 155 kantong benih padi varietas Ciherang, di mana setiap kantong berisi 5 kilogram benih unggul. Tak hanya itu, petani juga mendapatkan dukungan nutrisi tanaman berupa 155 karung pupuk dari tiga jenis berbeda untuk memastikan hasil panen yang maksimal pada Masa Tanam (MT) 2023.

Camat Peusangan, Ibrahim, memberikan peringatan keras namun edukatif kepada para penerima manfaat. Ia menekankan agar bantuan ini benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktivitas padi di sawah.

“Saya mengharapkan seluruh petani harus benar-benar memanfaatkan pupuk untuk padi, bukan untuk rumput sapi atau justru dialihkan ke tanaman sawit,” tegas Ibrahim.

Sinkronisasi Jadwal Tanam dan Harapan Keuchik
Pembagian bantuan ini tidak dilakukan secara asal, melainkan telah disesuaikan dengan jadwal turun ke sawah yang dianjurkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Bireuen melalui Dinas Pertanian setempat. Hal ini bertujuan agar siklus tanam berjalan serentak dan meminimalisir risiko serangan hama.

Keuchik (Kepala Desa) Krueng Mesjid, Mawardi, menyadari bahwa meski bantuan ini terbatas, namun dampaknya sangat besar bagi ketahanan ekonomi warga. “Inilah kontribusi nyata dari desa. Kami berharap petani dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk mendongkrak kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.

Seluruh warga desa yang tercatat sebagai petani dipastikan akan mendapatkan jatah secara adil. Mawardi pun mengimbau agar masyarakat tetap tertib dan bersabar menunggu giliran panggilan dari perangkat desa yang bertugas di lapangan. Langkah proaktif desa ini diharapkan menjadi role model bagi desa lain dalam mengelola Dana Desa demi kedaulatan pangan lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dana Desa Situbondo Bermasalah: 16 Desa Terancam Dipolisikan

18 April 2026 - 01:21 WIB

Demokrasi Bantarjaya: Daftar Pemilih BPD Resmi Ditetapkan hari ini

16 April 2026 - 10:58 WIB

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI

11 April 2026 - 03:17 WIB

Sengketa Lapak Popoh: Saat Realitas Sosial Beradu Aturan

11 April 2026 - 01:56 WIB

Prestasi vs Preseden: Nasib Desa Sukojati di Ujung Prosedur

11 April 2026 - 00:06 WIB

Lapak Panas Desa Popoh: Sengketa Adat atau Intimidasi?

10 April 2026 - 21:11 WIB

Trending di DESA