Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 19 Jan 2026 11:05 WIB ·

Cara Unik Desa Sungai Meranti Ubah Pajak Jadi Rezeki


					Cara Unik Desa Sungai Meranti Ubah Pajak Jadi Rezeki Perbesar

Bengkalis, Riau [DESA MERDEKA] Membayar pajak sering kali dianggap sebagai beban bagi sebagian orang. Namun, Pemerintah Desa Sungai Meranti, Kabupaten Bengkalis, punya cara berbeda untuk mengubah persepsi tersebut. Bukan dengan ancaman denda, mereka justru menyulap pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjadi sebuah festival kegembiraan bertajuk Gebyar Doorprize.

Pada Senin (19/01/2026), Alun-Alun Desa Sungai Meranti mendadak ramai. Ratusan warga berkumpul bukan untuk melakukan protes, melainkan untuk memanen apresiasi atas ketaatan mereka. Strategi ini terbukti ampuh; dari 1.712 wajib pajak yang terdata, sebanyak 1.025 warga tercatat telah melunasi kewajibannya tepat waktu. Bahkan, muncul 500 objek pajak baru yang terdaftar secara sukarela.

Inovasi Perdana: Mengelola Kepatuhan dengan Hadiah
Sekretaris Desa Sungai Meranti, Slamet Rahayu, menegaskan bahwa program perdana ini merupakan bentuk edukasi melalui penghargaan. Panitia tidak tanggung-tanggung dalam menyiapkan anggaran apresiasi, yakni mencapai hampir Rp35 juta dalam bentuk berbagai peralatan rumah tangga hingga hadiah utama.

“Dana bagi hasil pajak telah memberikan manfaat nyata, mulai dari fasilitas umum hingga sarana sosial. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa ketaatan mereka dihargai secara langsung,” ujar Slamet mewakili Pj Kepala Desa, M. Adi Sholihin.

Langkah ini pun mendapat acungan jempol dari pihak Kecamatan Pinggir. Kasi PMD, Febrizar, menilai inovasi ini mampu meruntuhkan dinding pembatas antara warga dan kewajiban birokrasi. Menurutnya, doorprize hanyalah pemantik, sementara tujuan besarnya adalah membangun kesadaran bahwa pajak adalah investasi pembangunan yang akan kembali lagi ke tangan masyarakat dalam bentuk infrastruktur.

Mengejar Target dengan Kedekatan Emosional
Kepala UPT Pendapatan Kecamatan Pinggir, Hj. Nillawati, mengungkapkan bahwa tantangan mengejar target PBB-P2 Kabupaten Bengkalis yang mencapai Rp35 miliar di tahun 2025 memerlukan pendekatan kreatif seperti yang dilakukan di Sungai Meranti. Ia mendorong warga agar tidak ragu mendaftarkan lahan atau kebun mereka selama memiliki dasar hukum kepemilikan.

Ketua BPD Desa Sungai Meranti, Adi Saputra, menambahkan bahwa partisipasi masyarakat dalam membayar pajak adalah kunci kemandirian desa. Melalui dana bagi hasil, desa memiliki kekuatan finansial lebih untuk mengurus kesejahteraan warganya tanpa harus selalu bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat.

Gebyar Doorprize ini menjadi bukti bahwa transparansi yang dibalut dengan apresiasi jauh lebih efektif daripada sekadar sosialisasi kaku. Desa Sungai Meranti kini selangkah lebih maju menuju predikat desa mandiri, di mana warga tidak lagi merasa dipaksa membayar pajak, melainkan merasa bangga karena berkontribusi pada kemajuan daerahnya sendiri.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dana Desa Situbondo Bermasalah: 16 Desa Terancam Dipolisikan

18 April 2026 - 01:21 WIB

Demokrasi Bantarjaya: Daftar Pemilih BPD Resmi Ditetapkan hari ini

16 April 2026 - 10:58 WIB

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI

11 April 2026 - 03:17 WIB

Sengketa Lapak Popoh: Saat Realitas Sosial Beradu Aturan

11 April 2026 - 01:56 WIB

Prestasi vs Preseden: Nasib Desa Sukojati di Ujung Prosedur

11 April 2026 - 00:06 WIB

Lapak Panas Desa Popoh: Sengketa Adat atau Intimidasi?

10 April 2026 - 21:11 WIB

Trending di DESA