Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 23 Feb 2025 21:33 WIB ·

Camat Sudirman ‘Jemput Bola’ Paksa Desa Jadi Mandiri


					<em>Camat Damang Batu Sudirman (tiga dari kiri), berfoto bersama dengan kades dan perangkat Desa Tumbang Maraya, belum lama ini.</em> Perbesar

Camat Damang Batu Sudirman (tiga dari kiri), berfoto bersama dengan kades dan perangkat Desa Tumbang Maraya, belum lama ini.

Gunung Mas, Kalimantan Tengah [DESA MERDEKA] Camat Damang Batu, Sudirman, melakukan langkah radikal untuk mengubah wajah desa-desa di wilayahnya. Alih-alih menunggu laporan di balik meja, ia memilih melakukan kunjungan gerilya ke seluruh desa untuk membedah kinerja Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Misinya jelas: memastikan anggaran desa tidak habis untuk urusan rutin, melainkan menjadi modal transformasi desa wisata.

Strategi “jemput bola” ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Sudirman menegaskan bahwa setiap rupiah harus memiliki korelasi langsung terhadap peningkatan ekonomi warga melalui inovasi produk wisata yang unik.

Membedah Potensi, Mengunci Akuntabilitas
Dalam kunjungannya pada Minggu (23/2/2025), Sudirman menekankan bahwa keindahan alam saja tidak cukup untuk menciptakan desa wisata yang berkelanjutan. Ia menuntut aparatur desa memiliki perencanaan matang dan keterampilan manajerial yang mumpuni.

“Kami ingin memastikan desa memiliki perencanaan matang. Desa wisata harus berkualitas dan memberikan manfaat ekonomi nyata, bukan sekadar tempat yang indah dilihat,” ujar Sudirman.

Aspek transparansi menjadi poin yang tidak bisa ditawar. Camat Damang Batu ini memposisikan diri sebagai pengawas eksternal yang memastikan efisiensi anggaran. Ia memberikan peringatan keras agar pengelolaan keuangan desa terhindar dari penyimpangan, sehingga dana negara benar-benar terserap untuk pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata.

Sinergi Baru di Tingkat Akar Rumput
Kunjungan langsung ini memicu adrenalin baru bagi para perangkat desa. Pola pembinaan tatap muka ini dianggap lebih efektif daripada sekadar instruksi tertulis. Para Kades dan anggota BPD merasa tertantang untuk menunjukkan inovasi di wilayah masing-masing.

Melalui pendampingan dan pelatihan yang dijanjikan, Sudirman optimistis desa-desa di Damang Batu akan segera naik kelas. Fokus pada produk wisata unik dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama agar potensi lokal tidak hanya tergali, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang signifikan di Kabupaten Gunung Mas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi

27 Juni 2026 - 22:42 WIB

Drs. Nasril Menang Pilwana Guguak Kuranji Hilir, Diwarnai Protes Warga yang Kehilangan Hak Pilih

27 Juni 2026 - 20:43 WIB

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Rumah Desa Sehat Banjararum: Target Pangkas Gizi Buruk 50 Persen

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Mandiri! Rambung Merah Sahkan Aturan Hak Asal Usul

24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Jaga Mutu Program Makan Bergizi Gratis, PABPDSI Dukung Langkah BGN

24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Trending di DESA