Deiyai, Papua Tengah [DESA MERDEKA] – Usai memimpin Apel Gabungan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga kontrak, dan tenaga honorer, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, langsung melakukan kunjungan kerja mendadak ke Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat. Langkah ini dilakukan pada [tanggal tidak disebutkan dalam naskah asli] sebagai bentuk penegasan terhadap kedisiplinan pegawai.
Dalam sidak tersebut, Bupati Mote secara langsung memeriksa kehadiran kepala dinas, kepala bidang, kepala seksi, staf, hingga tenaga honorer. Ia mendapati beberapa kepala bidang dan seksi yang tidak aktif dalam beberapa hari terakhir. Menanggapi hal ini, Bupati dengan tegas menyampaikan pesan agar seluruh jajaran hadir dan melaksanakan tugas dengan baik.
“Apabila mereka tidak hadir hingga dua minggu ke depan, kemungkinan akan digantikan atau dilakukan rolling jabatan. Saya tidak akan memberikan toleransi terhadap ketidakdisiplinan,” ujar Bupati Mote dengan nada serius.
Lebih lanjut, dalam kunjungannya, Bupati menekankan urgensi peningkatan kedisiplinan kerja di lingkungan BPKAD. Meskipun sistem absensi elektronik belum tersedia, ia menginstruksikan agar absensi manual tetap dijalankan secara tertib dan akuntabel. Hal ini sebagai langkah sementara untuk memastikan kehadiran seluruh pegawai.
Bupati Mote juga kembali menegaskan kebijakan pemerintah daerah terkait tenaga honorer. Ia melarang adanya penambahan honorer baru maupun penggantian tenaga honorer yang telah lulus menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta Tenaga Honorer Kategori II (THK2). Menurutnya, terdapat indikasi praktik tidak benar di mana beberapa tenaga honorer bekerja rangkap di berbagai instansi untuk mendapatkan keuntungan ganda.
Selain itu, Bupati Mote mengingatkan bahwa seluruh jabatan eselon akan dievaluasi secara berkala berdasarkan tingkat keaktifan pegawai. ASN yang terbukti tidak aktif dalam menjalankan tugas akan dikenai pemeriksaan absensi dan berpotensi mengalami pergantian jabatan. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja birokrasi di Kabupaten Deiyai. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan memotivasi seluruh aparatur untuk bekerja lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.