Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 6 Okt 2025 19:52 WIB ·

Bupati Ancam Tutup Sentra MBG Pringsewu Jika Abaikan SOP


					Bupati Ancam Tutup Sentra MBG Pringsewu Jika Abaikan SOP Perbesar

MBG Pringsewu Dievaluasi Ketat: Bupati Riyanto Pamungkas Tekankan Keamanan Pangan dan Kebersihan

Pringsewu, Lampung [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten Pringsewu memperketat pengawasan terhadap Program Makanan Bergizi (MBG) di wilayahnya. Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, menegaskan akan menindak tegas, bahkan hingga menutup Sentra Pelayanan dan Penyediaan Gizi (SPPG), jika ditemukan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP), terutama terkait kebersihan dan keamanan pangan.

Penegasan ini disampaikan Bupati Riyanto Pamungkas saat memimpin kunjungan pendampingan dan evaluasi oleh Tim Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG pada Senin, 6 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program strategis ini berjalan efektif di seluruh SPPG dan diterima dengan aman oleh para penerima manfaat.

Pengawasan Ekstra Ketat Libatkan Forkopimda
Kegiatan evaluasi ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Komandan Kodim 0424 Tanggamus, Kepala Kepolisian Resor Pringsewu, dan Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu. Turut hadir juga Staf Ahli Bupati, Asisten Bidang Pemerintahan, BPBD, DLH, Dinas terkait, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Camat Banyumas.

Saat berada di lapangan, Bupati Riyanto Pamungkas, didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri dan Kapolres, menjelaskan bahwa evaluasi terhadap program MBG harus dilakukan secara ekstra ketat.

“Kita wajib memantau langsung di setiap SPPG secara rutin dan berkala. Tujuannya adalah memastikan seluruh unsur terpenuhi, mulai dari kualitas gizi, kesehatan, kebersihan, serta kemampuan sentra dalam menyiapkan MBG,” jelasnya.

Bupati secara spesifik menyoroti masalah kebersihan lingkungan, terutama pengelolaan limbah dapur, yang harus menjadi perhatian utama di masing-masing SPPG. Ia menekankan bahwa kedisiplinan terhadap SOP harus selalu dikedepankan demi kebaikan generasi penerus di Kabupaten Pringsewu.

“Jika masih ada SPPG yang belum memenuhi SOP dalam beroperasi, kami tidak akan ragu untuk menutup dan menindak tegas. Ini demi kebaikan generasi kita, terutama Kabupaten Pringsewu,” tegas Riyanto.

Tinjauan Langsung ke Sekolah
Setelah meninjau SPPG Sukamulya di Kecamatan Banyumas untuk memastikan kesiapan operasional dan standar kebersihan, Tim Satgas bergerak menuju Sekolah MI Miftahul Anwar. Kunjungan ke sekolah ini bertujuan untuk memastikan MBG dinikmati oleh murid-murid secara aman, nikmat, dan bergizi.

Di MI Miftahul Anwar, Bupati Riyanto Pamungkas melakukan interaksi langsung dengan para murid. Ia menanyakan ketersediaan makanan dan menu favorit mereka sambil memperhatikan proses murid-murid menyantap MBG. Interaksi ini menjadi bagian dari upaya evaluasi untuk mendapatkan umpan balik langsung dari penerima manfaat mengenai kualitas dan variasi menu yang disajikan. Evaluasi ketat ini menunjukkan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam menjamin hak anak atas gizi yang berkualitas dan aman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

6 Maret 2026 - 21:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN