Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

BUMDes · 27 Feb 2025 23:32 WIB ·

BUMDes Bale Panah Ubah Laba Jadi Paket Ramadan Warga


					<em>Keuchik Bale Panah Teungku Muntazar saat membagikan paket Ramadan yang berasal dari bagi hasil dari keuntungan BUMDes. (Image courtesy: Komparatif.ID.)</em> Perbesar

Keuchik Bale Panah Teungku Muntazar saat membagikan paket Ramadan yang berasal dari bagi hasil dari keuntungan BUMDes. (Image courtesy: Komparatif.ID.)

Bireuen, Aceh [DESA MERDEKA] Di saat banyak desa masih bergantung pada bantuan sosial pemerintah pusat, Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, menunjukkan cara berdikari yang inspiratif. Memanfaatkan keuntungan murni dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rahmat Sejahtera, pemerintah desa membagikan 371 paket Ramadan kepada seluruh kepala keluarga tanpa terkecuali pada Rabu (26/2/2025).

Langkah ini dianggap sebagai terobosan “ekonomi kerakyatan nyata” di tingkat akar rumput. Berlokasi di toko kelontong milik BUMDes setempat, Keuchik Bale Panah, Teungku Muntazar, memimpin langsung pembagian paket yang berisi sirup merah, gula pasir, dan minyak goreng tersebut.

Bukan Sekadar Bansos, Tapi Hak Milik Rakyat
Sudut pandang menarik muncul dari kebijakan distribusi ini. Berbeda dengan bantuan sosial (bansos) pada umumnya yang memiliki kriteria kemiskinan tertentu, paket Ramadan ini diberikan kepada seluruh warga, baik yang mampu maupun kurang mampu.

Teungku Muntazar, yang juga merupakan alumnus Jurusan Ekonomi Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki), menegaskan bahwa kebijakan ini didasarkan pada prinsip kepemilikan kolektif. Karena modal BUMDes berasal dari kekayaan desa, maka keuntungan yang dihasilkan adalah hak setiap warga.

“BUMDes adalah milik seluruh rakyat gampong. Maka, ketika ada keuntungan, semua warga harus mendapatkan hak yang sama secara merata,” ujar Muntazar. Hal ini menunjukkan kedewasaan tata kelola desa dalam menerapkan prinsip keadilan sosial.

Solusi Cerdas di Tengah Lemahnya Daya Beli
Paket Ramadan ini hadir sebagai “bantalan ekonomi” lokal di tengah tantangan inflasi dan melemahnya daya beli masyarakat menjelang bulan suci 1446 Hijriah. Kehadiran unit usaha seperti toko kelontong BUMDes terbukti efektif menjadi motor penggerak ekonomi desa yang hasilnya kembali lagi ke kantong warga dalam bentuk natura.

Penyerahan bantuan yang dilakukan di teras toko BUMDes ini turut disaksikan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur pemerintah desa setempat. Suasana akrab dan gotong royong sangat terasa, menandakan bahwa transparansi pengelolaan dana desa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perangkatnya.

Model keberhasilan Gampong Bale Panah ini menjadi sinyal kuat bagi desa-desa lain di Aceh dan Indonesia. Bahwa dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, BUMDes bukan sekadar papan nama, melainkan mesin kesejahteraan yang mampu meringankan beban dapur warga secara mandiri dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Panen 1,3 Ton, BUMDesa Golo Kembangkan Jamur Kuping

29 Mei 2026 - 17:07 WIB

Mengail PAD Lewat Omzet Bisnis Gantangan Burung BUMDes

28 Mei 2026 - 11:16 WIB

Siasat Gagal BUMDes Lubuk Cuik Berujung Gadaikan Aset

18 Mei 2026 - 18:07 WIB

Siasat Kemendes Kepung Rentenir Lewat Koperasi Desa di NTT

17 Mei 2026 - 11:07 WIB

Embung Kampung Jadi Mesin Uang Desa Tanjung Meranti

16 Mei 2026 - 14:40 WIB

BUMDes Jiko Banau Cetak Uang Lewat Udang Vaname

16 Mei 2026 - 06:32 WIB

Trending di BUMDes