Kepahiang [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Pematang Donok, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, menunjukkan komitmennya dalam membantu warga kurang mampu. Pada Kamis (13/3/2025), mereka menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 28 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan suci Ramadan.
Kepala Desa Pematang Donok, Akhmad Arpandi, menjelaskan proses penetapan penerima BLT-DD. Menurutnya, data penerima diperoleh melalui pendataan yang dilakukan oleh kepala dusun. Selanjutnya, data tersebut dimusyawarahkan dalam musyawarah desa khusus untuk memastikan ketepatan sasaran. Dalam penyaluran kali ini, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp600 ribu, yang merupakan alokasi untuk periode Januari dan Februari 2025.

Lebih lanjut, Akhmad Arpandi menerangkan kriteria penerima BLT-DD tahun ini. “Penerima BLT-DD kali ini harus memenuhi beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria tersebut meliputi memiliki anggota keluarga yang menderita sakit kronis, tergolong dalam kategori miskin ekstrem, atau merupakan lanjut usia,” jelasnya. Selain itu, penerima BLT-DD juga tidak diperbolehkan menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sosial lainnya. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya tumpang tindih bantuan.
Proses penyaluran BLT-DD ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, seluruh aparatur desa Pematang Donok, serta masyarakat yang menjadi penerima manfaat bantuan. Akhmad Arpandi menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan ini dapat benar-benar membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah desa melalui pemanfaatan Dana Desa untuk membantu masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan dipergunakan sebaik mungkin oleh para penerima untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga,” pungkas Akhmad Arpandi.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.