Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 12 Feb 2026 17:47 WIB ·

Bukan Sekadar Bansos: Strategi Rp30,3 Miliar Pulihkan Ekonomi Sumbar


					Bukan Sekadar Bansos: Strategi Rp30,3 Miliar Pulihkan Ekonomi Sumbar Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah pusat tidak ingin masyarakat Sumatera Barat hanya bergantung pada bantuan sosial pascabencana November lalu. Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, resmi menyalurkan bantuan strategis senilai Rp30,3 miliar yang difokuskan pada “penciptaan lapangan kerja” ketimbang sekadar santunan tunai. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Aula Maninjau BPVP Padang, Kamis (12/2/2026).

Langkah Kemnaker ini menjadi angin segar bagi 16 kabupaten/kota yang terdampak hebat. Fokusnya jelas: membangun kembali kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelatihan vokasi dan modal wirausaha, bukan sekadar membangun infrastruktur fisik yang rusak.

“Kehadiran kami adalah komitmen pendampingan pemulihan. Kami tidak hanya memberi bantuan sesaat, tapi alat dan keahlian agar warga bisa mandiri kembali,” ujar Menaker Yassierli di hadapan para penerima manfaat.

Investasi SDM: 5.000 Orang Masuk “Kawah Candradimuka”
Sudut pandang menarik dari bantuan ini adalah porsinya yang besar pada peningkatan skill. Berikut adalah rincian intervensi strategis Kemnaker:

  • Vokasi Masif: Pelatihan bagi 5.000 warga terdampak untuk meningkatkan kompetensi kerja.
  • Infrastruktur Belajar: Pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di lima titik strategis.
  • Wirausaha Baru: Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) untuk 100 calon wirausahawan serta 20 paket program Padat Karya.
  • Alat Produksi: Penyerahan mesin bor dan mesin air untuk mendukung operasional komunitas.

Merespons Kerugian Triliunan dengan Sinergi
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, membeberkan fakta pahit bahwa kerugian akibat bencana mencapai Rp33 triliun. Dengan 72 ribu kepala keluarga yang terdampak, bantuan dari Kemnaker dinilai sangat akurat karena menyasar sektor UMKM dan tenaga kerja yang menjadi tulang punggung daerah.

“Ini adalah intervensi strategis untuk membuka kembali kesempatan kerja. Pemulihan bukan hanya membangun yang rusak, tapi menguatkan kembali dompet masyarakat,” tegas Mahyeldi.

Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Agam, dan Tanah Datar menjadi prioritas utama dalam penyaluran tahap kedua ini. Pemerintah Provinsi berkomitmen mengawal ketat agar bantuan peralatan dan dana stimulan ini tidak salah sasaran dan benar-benar melahirkan unit ekonomi baru di tingkat nagari.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN