Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKBIS · 15 Jan 2026 07:41 WIB ·

Bukan Infrastruktur, Harta Karun Desa Kini Adalah Data Akurat


					Bukan Infrastruktur, Harta Karun Desa Kini Adalah Data Akurat Perbesar

Cilacap, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Selama ini, kemajuan desa sering kali hanya diukur dari pembangunan fisik seperti aspal jalan atau beton jembatan. Namun, di era digital 2026, paradigma tersebut mulai bergeser. PT Sumber Segara Primadaya (S2P) – PLTU Cilacap melihat bahwa fondasi utama pembangunan berkelanjutan bukanlah semen, melainkan kualitas data desa yang solid dan akuntabel.

Menyadari hal tersebut, PT S2P menginisiasi program pendidikan pengelolaan data bagi perangkat desa dari Desa Menganti, Karangkandri, dan Slarang. Program ini dirancang untuk mengubah tumpukan administrasi manual yang membosankan menjadi sistem digital yang cerdas dan fungsional. Tanpa data yang kuat, anggaran pembangunan desa sebesar apa pun berisiko “salah alamat” dan tidak menjawab kebutuhan nyata warga.

Berguru pada Sang “Desa Cantik” Sijenggung
Ada yang menarik dari skema pelatihan ini. Para perangkat desa tidak hanya duduk di dalam kelas, tetapi melakukan studi banding langsung ke Desa Sijenggung. Desa ini dipilih sebagai role model karena konsistensinya menjalankan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Di sana, peserta mempelajari bagaimana digitalisasi data mampu memangkas birokrasi yang berbelit-belit. Melalui Sistem Informasi Desa (SID) yang mumpuni, layanan publik menjadi lebih cepat, sementara keamanan data tetap terjaga. Praktik terbaik dari Desa Sijenggung membuktikan bahwa data yang rapi adalah kunci efisiensi kerja perangkat desa sehari-hari.

Fokus pada Data Prioritas dan SDGs Desa
Program CSR dari S2P ini tidak sekadar mengajarkan input data, tetapi juga menetapkan parameter prioritas yang mencakup:

  • Profil Demografi: Umur, jenis kelamin, pendidikan, hingga status sosial ekonomi.
  • Potensi Ekonomi Lokal: Pemetaan UMKM, sektor pertanian, peternakan, hingga serapan tenaga kerja desa.
  • Kelompok Rentan: Penataan data kemiskinan dan layanan dasar (kesehatan & sosial).

Data-data yang selama ini tersebar secara sporadis kini diintegrasikan dengan indikator Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Tujuannya jelas: perencanaan anggaran desa ke depan harus berbasis pada bukti (evidence-based policy).

Data Tertata, Layanan Publik Makin Juara
Zam Zam Nurjaman, Manager LK3 & CSR PT S2P, menegaskan bahwa pengelolaan data adalah fondasi inklusivitas. “Kami ingin desa binaan mampu merencanakan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dampak langsung dari rapinya data desa adalah kecepatan pelaporan dan akurasi evaluasi anggaran. Ketika data tersusun sistematis, aparatur desa dapat memantau penggunaan dana secara berkala dengan indikator yang transparan. Pada akhirnya, digitalisasi ini bukan hanya soal kecanggihan teknologi, melainkan tentang bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi warga dengan cara yang paling jujur dan akuntabel.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman

Strategi GAS Sragen 2026 Dongkrak Pendapatan Daerah

29 Mei 2026 - 16:44 WIB

Government Auto Show 2026 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen
Trending di EKBIS