Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 22 Jan 2026 21:34 WIB ·

Bukan Atasan-Bawahan, Hubungan Kades dan Perangkat Harus Mitra Strategis


					Bukan Atasan-Bawahan, Hubungan Kades dan Perangkat Harus Mitra Strategis Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Paradigma lama dalam birokrasi desa yang menempatkan kepala desa sebagai atasan mutlak bagi perangkat desa mulai ditinggalkan. Dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) PPDI Campurdarat yang digelar di Balai Desa Tanggung, Kamis (22/1/2026), ditegaskan bahwa kunci kemajuan desa terletak pada asas kemitraan yang solid.

Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Campurdarat, Nyono, menegaskan bahwa perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik yang martabatnya harus setara sebagai mitra kerja. “Hubungan Kades dan perangkat desa harus berlandaskan asas kemitraan, bukan sekadar hubungan atasan dan bawahan,” tegas Nyono.

Revolusi Digital dan Kesejahteraan Perangkat
Muscam PPDI kali ini tidak hanya menjadi ajang seremoni pergantian pengurus, tetapi juga menjadi momentum “muhasabah” bagi para pelayan desa di Tulungagung. Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut perangkat desa untuk tidak gagap teknologi (gaptek).

“Profesionalisme dan penguasaan teknologi saat ini adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi,” ujar Fatah. Selain tuntutan kompetensi, forum ini juga menyuarakan aspirasi terkait kepastian status regulasi dan peningkatan kesejahteraan para perangkat desa yang beban kerjanya semakin kompleks.

Kemenangan Aklamasi dan Tongkat Estafet Sumeri
Setelah melalui proses diskusi dan musyawarah yang transparan, forum secara bulat memilih kembali sosok lama, Sumeri, sebagai Ketua PPDI Kecamatan Campurdarat periode 2026–2031 melalui jalur aklamasi.

Dalam sambutan kemenangannya, Sumeri menekankan bahwa organisasi ini harus menjadi “rumah besar” untuk saling menguatkan. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga harmonisasi dengan pimpinan desa demi kelancaran pembangunan.

“Saya mengajak anggota untuk menunjukkan kekompakan dan profesionalisme. Mari bersinergi dengan pimpinan agar tercipta hubungan harmonis dalam melayani masyarakat,” kata Sumeri usai terpilih.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan
Camat Campurdarat, Tri Wantoro, S.Sos., M.Si., yang hadir bersama jajaran Forkopimcam, menyambut positif hasil Muscam ini. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di tingkat kecamatan sangat bergantung pada seberapa profesional PPDI mengawal hak-hak anggotanya sekaligus menjalankan tugas pemerintahan.

Acara yang berlangsung tertib ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas antara pemerintah kecamatan, kepala desa, dan seluruh perangkat desa di wilayah Campurdarat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rembuk Stunting Desa Polewali Siapkan Generasi Berkualitas

4 Juni 2026 - 13:56 WIB

PABPDSI Gelar Retreat Nasional, Perkuat Pembangunan dari Desa

3 Juni 2026 - 08:51 WIB

Demokrasi Setengah Hati pada Pemilihan BPD Desa Tanjungbaru

27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Berburu Sertifikat Lahan Bebas Sengketa lewat PTSL Desa Panggul

22 Mei 2026 - 17:31 WIB

Sepak Bola dan Asa Pemuda di Desa Mubur Anambas

22 Mei 2026 - 13:51 WIB

Trending di DESA