Solok Selatan, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Senyum haru menghiasi wajah Safrianto, seorang buruh tani di Jorong Pinang Balirik, saat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengetuk pintu rumah kayunya yang lapuk, Sabtu (7/3/2026). Di tengah suasana hangat Safari Ramadan, gubuk yang selama ini bocor dan rapuh tersebut dipastikan segera berubah menjadi hunian layak melalui bantuan total puluhan juta rupiah.
Safrianto tinggal bersama istri, tiga anak, dan mertuanya yang sedang sakit di rumah yang dinding kayunya mulai dimakan usia. Kondisi ekonomi yang sulit membuat perbaikan atap yang bocor menjadi mimpi yang sulit diraih, hingga Tim Safari Ramadan hadir membawa solusi nyata.
Gotong Royong Lintas Sektor
Intervensi bantuan ini tidak hanya bersumber dari satu pintu, melainkan hasil kolaborasi berbagai pihak:
- Baznas Provinsi Sumbar: Menyalurkan dana utama RTLH sebesar Rp25 juta.
- Bank Nagari: Memberikan tambahan bantuan senilai Rp2,5 juta.
- ASN Dinas Pendidikan Sumbar: Turut menyumbang sebesar Rp2 juta.
- ASN Pemprov Asal Solok Selatan: Memberikan donasi kepedulian senilai Rp2 juta.
“Ini adalah berkah Ramadan untuk keluarga Pak Safrianto. Kami datang langsung memastikan bantuan ini tersalurkan agar keluarga bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Mahyeldi di sela penyerahan bantuan sembako.
Lebih dari Sekadar Perbaikan Fisik
Bagi keluarga Safrianto, bantuan ini bukan sekadar urusan semen dan kayu. Kehadiran Gubernur dan rombongan OPD membawa semangat baru, terutama bagi mertuanya yang tengah terbaring sakit. Elvi, istri Safrianto, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perhatian yang diberikan pemerintah di bulan suci ini.
Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat jaring pengaman sosial. Dengan hunian yang lebih sehat, diharapkan produktivitas keluarga buruh tani ini meningkat dan beban biaya kesehatan akibat lingkungan yang tidak layak dapat ditekan.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.