Pandeglang [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunjukkan komitmen kuat dalam pemerataan pembangunan infrastruktur dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 45 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 untuk pembangunan jalan poros desa. Kabar baik ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A. Dimyati Natakusumah, saat meresmikan jembatan baru di Kampung Pasir Sereh, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (9/4).
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati secara khusus meminta Bupati Pandeglang untuk segera mengajukan proposal kebutuhan pembangunan jalan poros desa di wilayahnya kepada Pemprov Banten. “Ada program kita kurang lebih hampir Rp 45 miliar untuk jalan poros desa. Belum ditutup, menunggu Bupati Pandeglang mengusulkan. Nanti Bupati usulkan jalan mana yang prioritas,” ungkap Dimyati.
Lebih lanjut, Dimyati menekankan bahwa setelah peresmian jembatan yang menelan anggaran Rp 6,9 miliar dan dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten, fokus berikutnya adalah memuluskan akses jalan menuju dan dari jembatan tersebut. “Intinya saya ingin jalan menuju jembatan yang mahal ini, bagus juga jalannya. Nanti dibangun melalui program kami di Pemprov Banten,” tegasnya.
Dimyati berharap, jembatan di Desa Tegal yang telah rampung dibangun dapat berfungsi optimal dan memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Menurutnya, infrastruktur ini bukan hanya sekadar penghubung fisik, melainkan juga wujud nyata komitmen pemerintah dalam membuka aksesibilitas yang lebih luas. “Semoga keberadaan jembatan ini membawa berkah, memperlancar aktivitas warga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.
Menanggapi tawaran tersebut, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyatakan kesiapannya untuk segera mengajukan usulan pembangunan jalan poros desa kepada Pemprov Banten. “Alhamdulillah, kami akan langsung jemput bola sesuai arahan Wakil Gubernur Banten. Ini kabar baik untuk masyarakat Banten khususnya Kabupaten Pandeglang,” katanya. Dewi juga menyampaikan apresiasinya atas realisasi pembangunan jembatan yang sangat dinantikan masyarakat Pandeglang.
Senada dengan itu, Kepala Desa Tegal, Supardi, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Tegal dengan kecamatan lain di Pandeglang, termasuk Cisata, Menes, Pagelaran, Panimbang, hingga Labuan. “Jembatan ini adalah akses alternatif yang sangat bagus sekali untuk memudahkan aktivitas masyarakat dan mendorong perekonomian,” pungkasnya.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.