Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 20 Jan 2026 17:08 WIB ·

Banjir Surut, Camat Pebayuran Pastikan Warga Tak Sendirian


					Banjir Surut, Camat Pebayuran Pastikan Warga Tak Sendirian Perbesar

Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Di tengah ancaman cuaca ekstrem awal tahun, Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, menunjukkan bahwa birokrasi tidak harus berjarak dengan rakyat. Alih-alih hanya menerima laporan di balik meja, Hasyim turun langsung menembus sisa-sisa lumpur di Kampung Bojong Poncol, Desa Sumber Sari, Kabupaten Bekasi, untuk memastikan proses pemulihan pascabanjir berjalan tanpa hambatan pada Selasa (20/1/2026).

Langkah “jemput bola” ini menjadi krusial untuk memvalidasi kondisi nyata di lapangan setelah genangan air mulai meninggalkan pemukiman warga. Kehadiran Hasyim bersama Kepala Seksi Trantib Kecamatan Pebayuran, Aan Rohimat, bertujuan untuk memastikan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat RT 02/RW 04 Desa Sumber Sari kembali berdenyut normal.

Pemulihan Cepat: Lebih dari Sekadar Bersih-Bersih
“Alhamdulillah, air sudah surut. Namun, tugas kami belum selesai. Kami harus memastikan lingkungan kembali bersih dan warga bisa beraktivitas dengan aman,” ujar Hasyim Adnan Adha di sela-sela peninjauannya.

Hasyim menekankan bahwa fokus pemerintah kecamatan saat ini bukan hanya pada evakuasi, melainkan pada mitigasi penyakit pascabanjir yang sering kali luput dari perhatian. Ia mendorong warga untuk tidak lengah dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengingat curah hujan di wilayah Bekasi dan sekitarnya masih diprediksi tinggi dalam beberapa pekan ke depan.

Keamanan Lingkungan Jadi Prioritas Utama
Senada dengan Camat, Aan Rohimat selaku Kasi Trantib menegaskan bahwa aspek keamanan dan ketertiban menjadi pilar penting dalam fase pemulihan. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memantau potensi gangguan keamanan maupun kerusakan infrastruktur yang dapat membahayakan warga.

“Kami hadir untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan pascabanjir. Koordinasi lintas sektoral terus kami perkuat agar pemulihan ini menyeluruh, dari kebersihan hingga ketenangan warga,” tambah Aan.

Peninjauan langsung ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kecamatan Pebayuran berkomitmen untuk hadir secara fisik dan fungsional di tengah masyarakat. Kehadiran pemimpin di lokasi terdampak bukan sekadar seremoni, melainkan suntikan moral bagi warga Bojong Poncol agar segera bangkit pascabencana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gubernur Sumbar Wajibkan Seluruh OPD  Berinovasi Dan Berkemampuan Untuk Pelayanan Publik

24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Singosari Raih Nilai Tertinggi IGA 2026, Sanggar Lingkungan Jadi Model Inovasi Nasional

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Tambahan TKD Sumbar Cair, Percepat Pemulihan Nagari Pascabencana

24 Juli 2026 - 05:38 WIB

Pertanggungjawaban APBD Sumbar 2025: Pendapatan Tembus 99%

21 Juli 2026 - 09:13 WIB

Malaka Dapat 1.464 Rumah Bantuan Wilayah Perbatasan

15 Juli 2026 - 16:08 WIB

Ketua DPRD Sumbar: Orang Baik Jangan Jadi Penonton

12 Juli 2026 - 22:32 WIB

Trending di PEMDA