Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 29 Jan 2026 16:16 WIB ·

Bandeng Gresik Jadi Penopang Utama Program Makan Bergizi Gratis


					Bandeng Gresik Jadi Penopang Utama Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

Gresik, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Ikan bandeng dari Ujungpangkah, Gresik, kini bukan sekadar komoditas pasar lokal, melainkan diproyeksikan menjadi tulang punggung protein nasional. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa potensi Kampung Bandeng di Desa Pangkah Wetan akan diintegrasikan langsung untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar jutaan anak sekolah.

Langkah strategis ini menandai pergeseran besar dalam kebijakan pangan: pemerintah tidak lagi hanya fokus pada karbohidrat, tetapi mulai mengunci pasokan protein dari tambak rakyat. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 20 ribu hektare tambak baru guna mencukupi kebutuhan 82,9 juta porsi MBG secara nasional.

“Kampung Bandeng dengan lahan 3.840 hektare adalah model sinergi pusat dan daerah yang harus diperkuat untuk stabilitas pangan,” ujar Zulkifli Hasan saat meninjau Desa Pangkah Wetan, Selasa (27/1/2026).

Koperasi Merah Putih: Jembatan Ekonomi Rakyat
Presiden mencanangkan gerakan ekonomi rakyat melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Koperasi ini berfungsi sebagai pusat penampung hasil panen warga yang nantinya akan diserap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Target pemerintah sangat ambisius: membentuk 80 ribu unit koperasi di seluruh Indonesia tahun ini. Hingga Maret 2026, realisasi pembangunan telah mencapai 30 ribu unit, termasuk di Ujungpangkah yang kini telah memiliki gerai KDMP untuk memasarkan produk olahan UMKM.

Solusi “Duri” untuk Konsumsi Anak
Meskipun potensi produksinya melimpah—mencapai 25.000 ton bandeng budidaya per tahun—karakteristik duri tajam pada bandeng sempat menjadi kendala untuk menu anak sekolah. Kepala Desa Pangkah Wetan, Saifullah Mahdi (Sandi), menyatakan desanya kini beralih ke strategi hilirisasi.

“Kami menyiapkan formulasi olahan seperti bandeng presto dan otak-otak agar lebih aman dikonsumsi anak-anak dalam menu MBG,” jelas Sandi. Inovasi ini dianggap sebagai langkah out of the box untuk meningkatkan nilai jual ikan sekaligus menjamin keamanan konsumsi bagi peserta program gizi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Gresik, Misbahul Munir, menambahkan bahwa momentum ini adalah peluang emas bagi nelayan dan petambak lokal. Dengan serapan pasar yang pasti melalui program pemerintah, stabilitas harga ikan di tingkat produsen diharapkan akan lebih terjaga dibandingkan bergantung sepenuhnya pada mekanisme pasar bebas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN