Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 25 Jan 2025 08:30 WIB ·

Babinsa Jatireja Jadi Garda Depan Sukseskan Program LTT


					Babinsa Jatireja Jadi Garda Depan Sukseskan Program LTT Perbesar

Bekasi [DESA MERDEKA] – Dalam upaya meningkatkan produksi padi dan mendukung ketahanan pangan nasional, TNI dan Kementerian Pertanian terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Luas Tambah Tanam (LTT) Padi.

Pada Jumat (24/1/2024), kegiatan Monev LTT dilaksanakan di Kampung Binong, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan Mabesad, Kementerian Pertanian, dan jajaran Kodim 0509/Kabupaten Bekasi.

Identifikasi Kendala Petani

Tujuan utama dari Monev ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi petani dalam program LTT. Mulai dari ketersediaan air, pupuk, bibit, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan), semua kendala tersebut menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.

Kolonel Inf Iwan Budiarso, Paban VI Sterad, menyampaikan bahwa dengan data yang diperoleh dari lapangan, Mabesad dan Kementan dapat menyusun strategi yang lebih efektif untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. “Monev ini sangat penting untuk memastikan program LTT berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sinergi TNI dan Kementan

Kehadiran Babinsa Desa Jatireja, Serka Risnandar, dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Sinergi antara TNI dan Kementerian Pertanian diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih efektif bagi para petani.

Danramil 08/Lemah Abang, Mayor Inf Siswo Pradoko, mengungkapkan bahwa kegiatan Monev ini memperkuat sinergi antara TNI dan Kementerian Pertanian. “Kehadiran langsung perwakilan Mabesad dan Kementan di lapangan memberikan semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi padinya,” ujarnya.

Sesi Tanya Jawab dan Harapan ke Depan

Dalam kegiatan ini, juga diadakan sesi tanya jawab antara perwakilan Kementan dengan para petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) terkait implementasi program LTT di lapangan. Hal ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berharga untuk perbaikan program di masa mendatang.

Dengan adanya kegiatan Monev seperti ini, diharapkan target luas tambah tanam padi dapat tercapai dan ketahanan pangan nasional semakin terjamin.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Diduga Beda Nama, Ijazah Balon Kades Karangsegar Dipersoalkan

19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Warga Lubuk Minturun Desak DPRD Sumbar Benahi Sekolah

19 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Trending di KABAR DESA