Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 20 Jul 2025 07:53 WIB ·

Arsjad Rasjid: Strategi Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi dan Demografi


					Arsjad Rasjid: Strategi Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi dan Demografi, Sabtu (19/07/2025) di Kampus Kuningan Universitas Paramadina Jakarta. (Foto: Arif Haryanto) Perbesar

Arsjad Rasjid: Strategi Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi dan Demografi, Sabtu (19/07/2025) di Kampus Kuningan Universitas Paramadina Jakarta. (Foto: Arif Haryanto)

Jakarta [DESA MERDEKA] – Dalam program Meet The Leaders, Sabtu (19/07/2025) di Universitas Paramadina Jakarta didapuk sebagai pembicara Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid.

Beliau menyoroti tantangan ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan kekhawatiran atas dampak perubahan geopolitik global, yang mengakibatkan daya beli masyarakat menurun meskipun angka pengangguran terbuka turun, jumlah pengangguran justru meningkat.

Arsjad menekankan bahwa 60% angkatan kerja Indonesia berada di sektor informal, mencerminkan lemahnya penciptaan lapangan kerja formal. Investasi yang masuk pun cenderung padat modal, bukan padat karya, dan terhambat oleh berbagai birokrasi. Ia juga mengungkapkan fenomena migrasi tenaga kerja terampil ke luar negeri akibat upah dan jaminan sosial yang lebih baik.

Lebih lanjut, Arsjad memperingatkan bahwa bonus demografi Indonesia dapat menjadi bencana jika tidak disertai ketersediaan lapangan kerja yang memadai. Ia memperkenalkan strategi 3G: Grow People, Gear Up Industry, dan Go Green.

Grow People berfokus pada pembangunan talenta global, meskipun realitasnya sebagian besar angkatan kerja Indonesia berpendidikan rendah. Gear Up Industry mendorong reindustrialisasi berbasis nilai tambah dan pemerataan, termasuk hilirisasi mineral, manufaktur strategis, dan pelibatan UMKM. Terakhir, Go Green menjadikan transisi energi sebagai peluang pertumbuhan ekonomi baru, melibatkan re-skilling pekerja dan pembiayaan hijau.

Acara ini diharapkan menginspirasi mahasiswa Universitas Paramadina untuk berkontribusi dalam mengatasi tantangan bangsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 155 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Belu Tuntas 100 Persen, Malaka dan TTU nyusul, Penyaluran Dana Desa Tahap I 2026 di Wilayah KPPN Atambua Capai 94,18 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Trending di PEMERINTAHAN