Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

POLITIK · 2 Nov 2025 08:46 WIB ·

Ambisi Kursi Partai: Muna Barat Butuh Pemimpin, Bukan Ketua


					Ambisi Kursi Partai: Muna Barat Butuh Pemimpin, Bukan Ketua Perbesar

Muna Barat, Sulawesi Tenggara [DESA MERDEKA] Langkah politik La Ode Darwin yang diklaim sebagai “koridor percepatan pembangunan daerah” justru tampak seperti bungkus manis untuk ambisi kekuasaan pribadi. Ironisnya, baru seumur jagung memimpin, Muna Barat sudah menunjukkan tanda-tanda kegagalan di bawah kendalinya.

Hal tersebut disampaikan oleh LM Junaim, Pemerhati Kebijakan Publik Muna Barat, menanggapi pemberitaan yang memuji pencalonan La Ode Darwin sebagai calon tunggal Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara.

Menurut Junaim, wacana yang menggambarkan Darwin sebagai jembatan pembangunan hanyalah propaganda politik yang menjauh dari realitas lapangan.

“Hingga kini, pelayanan publik dasar di Muna Barat justru terpuruk. Banyak fasilitas puskesmas rusak, jalan ke desa-desa rusak berat, air bersih masih menjadi mimpi bagi sebagian besar desa pesisir, dan terlalu banyak janji daripada bukti nyata. Kalau komunikasi Darwin dengan kementerian dianggap ‘mudah dan cepat’, mengapa hasilnya nihil?” tegas Junaim, Sabtu (1/11/2025).

Indikator: Kesejahteraan, Bukan Jabatan
Ia menilai, indikator keberhasilan seorang pemimpin seharusnya terlihat dari kesejahteraan masyarakat, bukan dari jabatan politik yang sedang diburu.

Lebih lanjut, Junaim menegaskan bahwa dalih membangun daerah melalui partai hanyalah pembenaran atas kehausan kekuasaan pribadi.

“Seorang kepala daerah seharusnya fokus menjalankan mandat rakyat, bukan sibuk menambah jabatan politik. Menjadi Ketua DPD I Golkar bukan jalan pembangunan, melainkan jalan memperkuat posisi tawar pribadi di panggung politik menjelang Pilkada dan Pemilu,” ujarnya.

Menurut Junaim, menyamakan kepentingan partai dengan kepentingan publik adalah bentuk manipulasi naratif. Ia mengingatkan bahwa partai politik memang memiliki jaringan nasional, namun manfaat jaringan itu baru terasa jika digunakan dengan benar dan akuntabel.

“Faktanya, banyak kepala daerah justru tersandera oleh kepentingan partai dan elite pusat. Dengan kata lain, posisi kuat di partai sering kali justru mengorbankan independensi dalam mengurus daerah,” sambungnya.

Logika Pembangunan Butuh Rekam Jejak Nyata
Selain itu, ia menyebut bahwa klaim Darwin akan mempercepat pembangunan melalui koneksi politik merupakan kontradiksi terbuka.

“Bagaimana mungkin seseorang yang belum membuktikan kepemimpinannya secara efektif tiba-tiba dianggap mampu memimpin satu provinsi partai besar? Logika pembangunan tidak bisa dipikul oleh narasi pencitraan, ia membutuhkan rekam jejak nyata, transparansi anggaran, dan tata kelola pemerintahan yang bersih,” tutur Junaim.

Ia juga mengingatkan bahwa hingga kini masih terdapat berbagai catatan merah dalam kepemimpinan Darwin, termasuk dugaan penyalahgunaan dana hibah BNPB, dugaan keterlibatan dalam kasus tambang ilegal, serta lemahnya kinerja birokrasi.

Pada bagian akhir, Junaim menegaskan bahwa rakyat Muna Barat tidak butuh ketua partai, melainkan pemimpin yang hadir menyelesaikan persoalan mereka.

“Memimpin Golkar bukan solusi untuk air bersih, bukan jawaban untuk jalan rusak, dan bukan penyelamat bagi orang sakit yang minim fasilitas kesehatan. Itu hanya tiket baru bagi Darwin untuk melanjutkan karier politiknya di atas penderitaan rakyat yang belum terselesaikan,” pungkasnya.

“Kalau pembangunan hanya dijadikan alasan untuk mencari jabatan, itu bukan kerja untuk rakyat, tetapi kerja untuk diri sendiri. Rakyat Muna Barat tidak butuh pemimpin yang sibuk mengejar kursi, tetapi yang mau turun dan tidur di desa-desa sesuai dengan janjinya,” pungkas Junaim.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 258 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Solid Bergerak! Musancab PDI-P Padang Pariaman Bakar Semangat Ratusan Kader

1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial

27 April 2026 - 02:36 WIB

Pasar Tradisional Sekarat: Jeritan Anak Pedagang Menggugat Khofifah

21 April 2026 - 06:59 WIB

Foto: Hasil Rekayasa Ai, Baret Meluapkan Kemarahan

Lawan Godzilla El-Nino, Sektor Pertanian dan Perikanan Jadi Fokus Utama

13 April 2026 - 18:33 WIB

Ziarah Mohammad Yamin: Misi Senior PP Perkuat Solidaritas Organisasi

12 April 2026 - 06:03 WIB

Slogan Perempuan Mengabdi: Anggi Putri Warnai Kursi BPD Bantarjaya

28 Maret 2026 - 15:22 WIB

Trending di POLITIK