Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 24 Feb 2026 09:57 WIB ·

Aksi Nyata Gubernur Mahyeldi Perkuat Fondasi Nagari Sarik Laweh


					Aksi Nyata Gubernur Mahyeldi Perkuat Fondasi Nagari Sarik Laweh Perbesar

Lima Puluh Kota, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin bagi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Dalam kunjungannya ke Masjid Jami’ Nurul Falah, Nagari Sarik Laweh, Senin (23/2/2026), momen ini bertransformasi menjadi panggung kolaborasi besar untuk memperkuat ekonomi dan pendidikan di tingkat nagari melalui kucuran bantuan senilai ratusan juta rupiah.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak datang dengan tangan kosong. Total bantuan pendidikan sebesar Rp431 juta disalurkan melalui Baznas untuk 431 siswa di Kabupaten Lima Puluh Kota. Selain itu, pembangunan fisik masjid mendapat suntikan dana segar senilai puluhan juta rupiah dari Pemprov Sumbar, Bank Nagari, hingga Jamkrida, guna memastikan tempat ibadah ini lebih representatif bagi warga.

Gaji Bupati dan Sinergi Lintas Sektor
Ada pemandangan menarik saat Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin, menyatakan komitmen pribadinya di depan jemaah. Di tengah efisiensi anggaran daerah, ia memutuskan menyumbangkan gaji pribadinya selama dua bulan untuk menuntaskan pembangunan loteng lantai bawah masjid sebelum Ramadan berakhir.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan di Sumatera Barat tengah bergeser ke arah pengabdian yang lebih personal dan menyentuh hati masyarakat. “Di momen Ramadan ini, mari kita saling memaafkan dan fokus membangun daerah bersama-sama,” ajak Bupati Safaruddin.

Menyiapkan Pemimpin Masa Depan dari Masjid
Gubernur Mahyeldi dalam orasinya memberikan penekanan khusus pada aspek sumber daya manusia. Menurutnya, bantuan fisik masjid harus dibarengi dengan pembangunan mental generasi muda. Ia ingin masjid menjadi kawah candradimuka bagi pemuda setempat untuk membekali diri dengan iman dan ilmu pengetahuan.

“Kita perlu menyiapkan generasi muda yang kuat imannya, teguh pendiriannya, dan memiliki energi besar untuk membangun daerah,” tegas Mahyeldi di hadapan para tokoh masyarakat dan pemuda Jorong Niur Kapalo Koto.

Kehadiran Tim Safari Ramadan yang memboyong berbagai pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), lembaga keuangan, hingga Kanwil Kemenag, menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan dan bantuan benar-benar mendarat tepat sasaran di level akar rumput. Bagi warga Sarik Laweh, kunjungan ini adalah pengakuan bahwa suara mereka didengar dan kebutuhan mereka menjadi prioritas pembangunan provinsi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sekda Sumbar Dorong Transformasi Kinerja ASN Berbasis Hasil dan Pengembangan Berkelanjutan

22 April 2026 - 21:56 WIB

Sekdaprov Sumbar Dorong Transformasi UKPBJ untuk Perkuat Kualitas Belanja Daerah

22 April 2026 - 21:42 WIB

Penawaran Pertama Gugur, Disdagrin Jombang Buka Lelang Ulang Sewa Parkir & Toilet Sentra PKL Ahmad Dahlan

22 April 2026 - 13:02 WIB

Sinergi Infrastruktur 2027: Membangun Harapan dari Jalan ke Desa

21 April 2026 - 21:51 WIB

Menjaga Nyala Aman Hingga ke Desa: Komitmen Baru Sumbar

21 April 2026 - 19:12 WIB

Kolaborasi Klaster: Cara Sumbar Lindungi Warga Desa dari Bencana

21 April 2026 - 19:02 WIB

Trending di PEMDA