Jakarta [DESA MERDEKA] – Ribuan massa yang tergabung dalam aksi Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) memadati kawasan Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/12/2025). Aksi damai ini digelar sebagai bentuk solidaritas nasional bagi para korban bencana alam di Sumatera, sekaligus menuntut evaluasi menyeluruh serta keadilan atas penanganan bencana yang dianggap belum optimal.
Sejak pukul 07.00 WIB, peserta aksi dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan dengan tertib. Mengenakan atribut khas dan membawa spanduk bertema kemanusiaan, massa menyuarakan bahwa bencana yang melanda wilayah Sumatera adalah persoalan kemanusiaan nasional yang memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen negara.
Solidaritas Nasional dan Doa Bersama
Kegiatan dimulai dengan suasana khidmat melalui pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Padamu Negeri. Peserta aksi juga menggelar doa bersama yang ditujukan khusus bagi para korban yang terdampak musibah. Suasana di sekitar Monas dan Jalan Merdeka Barat terpantau kondusif tanpa adanya unsur provokasi, mencerminkan komitmen massa dalam menjaga kedamaian selama menyampaikan aspirasi.
Ketua Umum RAMBO, Haetami Abdallah, dalam orasinya menegaskan bahwa kehadiran ribuan orang ini merupakan cerminan dari tingginya kepekaan sosial masyarakat Indonesia. Menurutnya, aksi ini bukan sekadar berkumpul, melainkan sebuah gerakan menuntut keadilan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
“Ribuan rakyat yang hadir hari ini datang dari berbagai pelosok negeri. Mereka meninggalkan aktivitas harian bukan demi kepentingan pribadi, melainkan untuk berdiri bersama para korban bencana di Sumatera,” tegas Haetami di atas mobil komando.
Tuntutan Evaluasi dan Penegakan Hukum
RAMBO menekankan bahwa bencana alam di Sumatera tidak boleh hanya dipandang sebagai fenomena alam biasa. Haetami mendorong pemerintah untuk melakukan pengkajian komprehensif guna melihat kemungkinan adanya faktor kelalaian manusia, pembiaran izin lahan, atau kerusakan lingkungan yang memperparah dampak bencana.
Massa menuntut adanya penegakan hukum yang objektif dan transparan terhadap pihak-pihak atau perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas rusaknya ekosistem di wilayah terdampak. Bagi RAMBO, keselamatan lingkungan hidup dan keselamatan rakyat adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
Aksi ini ditutup dengan harapan agar negara memberikan komitmen nyata dalam menjamin keselamatan lingkungan di masa depan. Gerakan ini menjadi pengingat bagi publik bahwa pengawasan terhadap kebijakan lingkungan harus terus dilakukan demi mencegah terulangnya tragedi serupa di wilayah lain.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.