Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 9 Feb 2026 17:35 WIB ·

Aksi Cepat HRD Bangun Huntara Nek Ti Jelang Ramadan


					Nek Ti Gade korban bencana banjir warga Gampong Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Berdiri dipinggir sungai tempat rumah yang di bawa arus banjir (Image courtesy beritamerdeka.net) Perbesar

Nek Ti Gade korban bencana banjir warga Gampong Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Berdiri dipinggir sungai tempat rumah yang di bawa arus banjir (Image courtesy beritamerdeka.net)

Bireun, DI Aceh [DESA MERDEKA] – Di saat prosedur pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dari pemerintah pusat sering kali terjebak dalam proses administrasi yang panjang, aksi nyata justru datang secara spontan di pelosok Kabupaten Bireuen. Nek Ti Gade (73), warga Gampong Salah Sirong yang kehilangan rumah akibat terseret arus banjir, kini tak lagi harus luntang-lantung berkat respons kilat anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), Minggu (8/2/2026).

Tragedi yang menimpa Nek Ti tergolong ekstrem; rumahnya bukan sekadar rusak, melainkan habis dibawa arus hingga halamannya berubah menjadi aliran sungai. Pertemuan emosional terjadi saat HRD sedang meninjau proyek jembatan di wilayah tersebut pada Sabtu (7/2/2026). Nek Ti yang putus asa mendekati sang legislator untuk meminta tempat bernaung sementara.

“Saya memohon kepada Bapak HRD, jika hunian dari pemerintah belum jelas, tolong buatkan tempat berteduh meski hanya dari bambu. Yang penting saya ada tempat bernaung,” kenang Nek Ti dengan isak tangis haru.

Memotong Rantai Birokrasi Demi Kemanusiaan
Respons HRD yang langsung memerintahkan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) menjadi oase bagi warga pedalaman Jeumpa. Langkah ini dianggap out of the box karena memprioritaskan fungsi hunian darurat secara mandiri tanpa menunggu kucuran dana bantuan sosial formal yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan.

Ketua DPAC PKB Kecamatan Jeumpa, Gussalim (Bos Agus), mengonfirmasi bahwa seluruh material bangunan sudah disiapkan atas instruksi langsung HRD. Fokus utamanya adalah memastikan Nek Ti memiliki atap yang layak sebelum memasuki bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari.

Doa untuk Sang Legislator
Bagi Nek Ti, Huntara ini lebih dari sekadar bangunan kayu dan bambu, melainkan martabat di masa senja. “Saya mendoakan Bapak HRD panjang umur dan sehat. Beliau peduli pada kami yang tinggal jauh di pedalaman ini,” ungkapnya tulus.

H. Ruslan M. Daud secara terpisah mengonfirmasi bahwa tindakan tersebut murni merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan. Aksi ini menjadi pengingat bagi para pengambil kebijakan bahwa bagi korban bencana, kecepatan bantuan sering kali jauh lebih berharga daripada janji pembangunan besar yang baru terealisasi di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menggugat Alarm Mitigasi dari Hulu Nagari

2 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Air Kembali Mengalir, LPPM UNEJ dan PATPI Ringankan Beban Perempuan Desa Tadho

8 September 2026 - 08:53 WIB

Perempuan Desa Tado

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat: Denyut Budaya Sumbar Ada di Tangan Masyarakat

29 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Trending di SOSBUD