Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 23 Okt 2024 08:36 WIB ·

Buku Putih TPP: Inisiatif Baru untuk Perkuat Pendampingan Desa


					<em>Tangkapan layar YouTube, program Ruang Cakap SDGs Desa episode 402</em> Perbesar

Tangkapan layar YouTube, program Ruang Cakap SDGs Desa episode 402

Jakarta [DESA MERDEKA] – Sekelompok Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang tergabung dalam Komunitas Ruang Cakap SDGs Desa, didukung oleh Relawan Pemberdayaan Nusantara (RPDN) sedang menginisiasi pembuatan Buku Putih. Buku ini bertujuan untuk mengumpulkan ide-ide dan masukan dari para TPP di seluruh Indonesia mengenai perbaikan sistem pendampingan desa.

Mengapa Buku Putih Ini Penting?
  • Suara dari Lapangan: Buku Putih ini akan menjadi wadah bagi TPP untuk menyampaikan secara langsung pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan.
  • Dasar Kebijakan: Masukan dari TPP ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemberdayaan desa yang lebih efektif.
  • Penguatan Kolaborasi: Buku Putih ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara TPP dari berbagai lembaga dan daerah.

Apa yang Dibahas dalam Buku Putih?

Buku Putih ini akan membahas berbagai topik, seperti:

  • Peran TPP: Bagaimana peran TPP dalam pemberdayaan desa, tantangan yang dihadapi, dan solusi yang dibutuhkan.
  • Kebijakan Pendampingan: Evaluasi terhadap kebijakan pendampingan yang sudah ada dan usulan perbaikan.
  • Kolaborasi Antar Stakeholder: Pentingnya kolaborasi antara TPP, pemerintah desa, dan lembaga terkait lainnya.
  • Penguatan Kapasitas TPP: Kebutuhan akan pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi TPP.
Siapa Saja yang Terlibat?

Inisiatif Buku Putih ini digagas oleh komunitas Ruang Cakap SDGs Desa didukung Relawan Pemberdayaan Nusantara (RPDN), sebuah organisasi yang sudah berpengalaman dalam pendampingan desa sejak tahun 2008. Kegiatan ini juga melibatkan para TPP dari berbagai daerah di Indonesia baik yang tergabung dalam komunitas Ruang Cakap SDGs Desa, maupun yang tidak.

Tujuan utama dari Buku Putih ini adalah untuk memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah, khususnya Kementerian Desa, agar kebijakan pemberdayaan desa ke depan dapat lebih efektif dan menjawab kebutuhan masyarakat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 152 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM