Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KESEHATAN · 21 Agu 2024 21:53 WIB ·

Jalan Santai Sangkanmulya Rajut Gotong Royong Warga Desa


					Jalan Santai Sangkanmulya Rajut Gotong Royong Warga Desa Perbesar

Kuningan, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Satu unit sepeda gunung mendarat di tangan seorang warga pada Minggu pagi, 18 Agustus 2024, menandai puncak perayaan kemerdekaan yang tidak biasa di Desa Sangkanmulya, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Bukan sekadar bagi-bagi hadiah, momentum jalan santai Sangkanmulya ini berhasil mentransformasi selebrasi HUT ke-79 RI menjadi ruang konsolidasi sosial untuk merekatkan kembali semangat gotong royong warga.

Lapangan Desa Sangkanmulya riuh sejak fajar menyingsing. Ratusan warga lintas generasi, dari anak-anak hingga lansia, berbaris rapi menyusuri jalanan desa diiringi dentum dinamis korps marching band sekolah setempat. Langkah kaki bersama ini menjadi ruang interaksi horizontal yang cair, memecah sekat-sekat kesibukan harian yang sering kali membuat jarak antar-tetangga di era modern.

Kepala Desa Sangkanmulya, H. Dindin Amparudin, menegaskan bahwa esensi utama dari kerumunan massa ini melampaui target kesehatan fisik. Pemerintah desa sengaja mendesain acara ini sebagai stimulus untuk memicu kembali kepedulian komunal yang mulai luntur.

“Selain sebagai bentuk perayaan kemerdekaan, jalan santai juga diharapkan dapat meningkatkan semangat gotong royong dan menjaga kesehatan masyarakat,” ujar H. Dindin Amparudin di sela-sela acara.

Strategi panitia menyelipkan stimulus berupa doorprize—mulai dari alat elektronik, perabot rumah tangga, hingga puncaknya berupa sepeda—terbukti jitu. Keberadaan hadiah ini bukan sekadar pemanis, melainkan magnet yang berhasil menyedot antusiasme tinggi kelompok masyarakat yang biasanya pasif dalam kegiatan desa. Saat nomor undian dibacakan, ketegangan kolektif berubah menjadi kegembiraan bersama, menciptakan tawa komunal yang mahal harganya.

“Saya sangat senang sekali bisa mendapatkan doorprize sepeda. Ini hadiah yang sangat bermanfaat bagi saya,” ungkap salah satu peserta yang beruntung dengan rona bahagia.

Melalui pendekatan rekreasi massal yang murah dan inklusif ini, Pemdes Sangkanmulya berhasil membuktikan bahwa membangun desa tidak selalu bicara tentang beton dan aspal. Mengaktifkan partisipasi publik melalui kegembiraan bersama adalah investasi sosial jangka panjang yang krusial bagi stabilitas tata kelola pemerintahan desa ke depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 94 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rahasia Bontotangnga Capai Partisipasi Posyandu Seratus Persen

22 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dokter Spesialis Turun ke Desa, RS Tidak Lagi Menara Gading

18 Mei 2026 - 21:12 WIB

Birokrasi Rumit Lumpuhkan Harapan Petani Miskin Desa Jontor

17 Mei 2026 - 21:52 WIB

Nagari Sehat: Target Eliminasi TBC Sumbar Hingga Tingkat Desa

13 Mei 2026 - 09:23 WIB

Skrining TBC di Balai Desa: Jemput Bola Demi Paru Sehat

8 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bidadari Surga: Benteng Desa Hadapi Kanker Paling Mematikan

17 April 2026 - 14:29 WIB

Trending di KESEHATAN