Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KESEHATAN · 13 Jul 2024 13:58 WIB ·

Sumbar Krisis Dokter: Gen Z Ditantang Taklukan Pelosok Desa


					Sumbar Krisis Dokter: Gen Z Ditantang Taklukan Pelosok Desa Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Sumatra Barat tengah berpacu dengan waktu untuk menutup lubang besar di sektor kesehatan. Gubernur Mahyeldi Ansharullah mengungkap fakta bahwa provinsi ini masih membutuhkan sedikitnya 860 dokter tambahan demi memenuhi standar ideal WHO. Target rasio satu dokter per seribu penduduk kini menjadi misi krusial, terutama bagi warga di wilayah pelosok desa yang selama ini minim akses medis.

Kesenjangan ini memaksa pemerintah daerah untuk mengubah strategi. Tidak bisa lagi terus bergantung pada tenaga medis luar daerah, Gubernur Mahyeldi kini menaruh harapan besar pada pundak para lulusan perguruan tinggi lokal, seperti Universitas Baiturrahmah, untuk menjadi pelopor kesehatan di kampung halaman.

Dokter Muda: Jembatan Kemanusiaan di Daerah Terpencil
Gubernur memberikan tantangan terbuka bagi para dokter muda untuk berani meninggalkan zona nyaman kota besar. Mengabdi di daerah minim tenaga medis bukan sekadar kewajiban profesi, melainkan bentuk pengabdian emosional. Dokter asli daerah dianggap memiliki pemahaman kultural yang lebih baik untuk menyentuh hati masyarakat desa.

“Lulusan kita punya semangat mengabdi yang tinggi. Mereka adalah ujung tombak bagi masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan berkualitas,” ujar Mahyeldi pada acara syukuran di Padang, Sabtu (13/7/2024).

Warisan Maizarnis: Inspirasi Melawan Keterbatasan
Semangat pengabdian ini diharapkan berkaca pada ketangguhan Hj. Maizarnis, sang pionir pendiri Universitas Baiturrahmah. Kisah hidupnya yang membangun institusi dari nol menjadi pelajaran bagi generasi Z dan milenial bahwa keterbatasan geografis desa bukanlah penghalang untuk berinovasi.

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat kini berupaya mensinergikan pendidikan dan pelayanan publik. Tujuannya jelas: memastikan 860 posisi kosong tersebut segera terisi oleh “gelombang putih” dokter muda yang siap berbakti, memastikan warga desa tak lagi hanya menjadi penonton dalam pembangunan kesehatan nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Skrining TBC di Balai Desa: Jemput Bola Demi Paru Sehat

8 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bidadari Surga: Benteng Desa Hadapi Kanker Paling Mematikan

17 April 2026 - 14:29 WIB

Proyek TRUST: Harapan Baru Rujukan Medis Warga Desa

14 April 2026 - 16:37 WIB

Moto SENYUM: Wajah Baru Layanan Kesehatan Halmahera Selatan

4 April 2026 - 08:44 WIB

Dokter Muda Jabar: Menjadi Cahaya Kesehatan di Pelosok Desa

1 April 2026 - 13:55 WIB

Jalan Santai Mahyeldi-Vasko: Cara Cair Dengar Aspirasi Warga

29 Maret 2026 - 20:56 WIB

Trending di KESEHATAN