Marikapal, Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Harapan panjang warga Desa Marikapal, Kecamatan Kasiruta Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, untuk keluar dari keterisolasian energi listrik kini berada di ambang kenyataan. Setelah bertahun-tahun menantikan hadirnya penerangan yang layak, jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dipastikan segera masuk dan menerangi ribuan sudut pemukiman warga di wilayah pesisir Halmahera Selatan tersebut.
Kabar gembira mengenai masuknya listrik PLN ini menjadi puncak dari gelombang perubahan infrastruktur yang dirasakan masyarakat setempat. Bagi warga Desa Marikapal, kehadiran arus listrik bukan sekadar penerang di malam hari, melainkan simbol kebangkitan ekonomi lokal, perbaikan taraf pendidikan anak-anak sekolah, serta kemudahan akses komunikasi modern yang selama ini terbatas.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi mendalam terhadap respons cepat dan kerja keras pemerintah desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Romi Safar. Sebelum Romi memimpin pada tahun 2019, kondisi fisik dan fasilitas Desa Marikapal dinilai hampir tanpa perubahan signifikan, meskipun tampuk kepemimpinan desa telah berulang kali berganti.
”Dahulu kampung kami sangat tertinggal dan masalah penerangan selalu menjadi keluhan utama. Kini, kepastian masuknya jaringan listrik PLN benar-benar menjadi titik balik yang kami impikan sejak lama,” ungkap salah seorang warga lokal dengan penuh haru.
Selain terobosan di bidang penerangan listrik, wajah fisik Desa Marikapal mengalami transformasi pesat dalam rentang beberapa tahun terakhir. Wilayah pemukiman yang tadinya didominasi rawa-rawa tergenang kini telah sukses ditimbun dan diratakan sehingga aman untuk aktivitas harian warga. Tak hanya itu, pemerintah desa juga membangun swareng atau talud penahan ombak yang kokoh guna melindungi kawasan pesisir desa dari ancaman abrasi laut dan cuaca ekstrem.
Transformasi fisik ini berjalan beriringan dengan penguatan jaring pengaman sosial. Program-program krusial seperti penyaluran bantuan pangan beras serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) berjalan secara konsisten, tepat sasaran, dan tanpa kendala birokrasi yang berarti.
Diwawancarai secara terpisah, Kepala Desa Marikapal, Romi Safar, menegaskan bahwa seluruh program pembangunan yang direalisasikan murni didedikasikan untuk peningkatan kualitas hidup dan taraf kesejahteraan masyarakat. Ia menggarisbawahi prinsip kepemimpinan yang transparan dan akuntabel dalam mengelola alokasi anggaran daerah maupun pusat.
”Anggaran Dana Desa itu bukan modal atau milik pribadi kepala desa. Dana Desa adalah murni uang milik rakyat. Oleh karena itu, penggunaannya wajib hukumnya menempatkan kepentingan dan kebutuhan rakyat di posisi paling utama,” ujar Romi Safar dengan tegas.
Romi menambahkan, pengelolaan Dana Desa harus selalu patuh terhadap regulasi perundang-undangan yang berlaku. Pendistribusian anggaran difokuskan pada program-program pemulihan ekonomi produktif, perbaikan sarana publik vital, dan percepatan pengentasan kemiskinan di tingkat desa.
Dengan bakal masuknya listrik PLN serta tuntasnya berbagai proyek fisik strategis, Pemerintah Desa Marikapal berkomitmen untuk melanjutkan akselerasi pembangunan secara berkelanjutan. Warga kini menatap masa depan Desa Marikapal dengan optimistis—sebuah desa pesisir di Halmahera Selatan yang tidak lagi gelap dan semakin maju sejahtera.
Disclaimer Berita:
Artikel ini disusun dan diterbitkan untuk tujuan penyampaian informasi publik berdasarkan rilis resmi serta keterangan warga Desa Marikapal. Seluruh isi naskah telah disunting sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan kaidah Bahasa Indonesia (EYD Edisi 5). Hak cipta penulisan melekat pada redaksi media.

Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Konsultan Pendidikan Nawala Education (Overseas Study Advisor – Nawala Education) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Penghargaan paling tinggi bagi seorang pekerja keras bukanlah apa yang dia peroleh dari pekerjaan itu, tapi seberapa berkembang ia dengan kerja kerasnya itu.” – John Ruskin


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.