Singosari, Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Langlang, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mulai mematangkan peta jalan transformasi pelayanan publik untuk tahun 2027. Fokus utama pembangunan kini diarahkan pada penguatan sistem digital desa guna memotong birokrasi layanan administrasi agar warga mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan transparan.
Di sektor kesehatan, desa ini memaksimalkan penggunaan aplikasi SIGAP MELATI. Aplikasi berbasis data ini dioperasikan oleh kader desa untuk memantau tumbuh kembang balita serta kondisi ibu hamil secara langsung. Melalui integrasi data digital tersebut, intervensi terhadap risiko stunting di tingkat rukun tetangga dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Selain digitalisasi, penataan lingkungan juga menjadi prioritas melalui program zero sampah. Desa Langlang mengoptimalkan fasilitas TPS3R agar warga terbiasa memilah sampah sejak dari dapur rumah. Sampah yang terkelola dengan baik ini diproyeksikan mampu membuka peluang ekonomi baru lewat produksi pupuk organik dan budidaya maggot yang dikelola oleh kelompok masyarakat.
Kemandirian ekonomi lokal ini juga diperkuat dengan pengembangan potensi wisata berbasis mata air alam dan pemberdayaan produk UMKM. Seluruh program taktis ini dapat berjalan berkat modal tata kelola administrasi keuangan desa yang tertib. Dalam evaluasi berkala bersama Tim Klinik APBDesa Kecamatan Singosari, administrasi Desa Langlang mencatatkan tingkat kesesuaian anggaran mencapai 95 persen tanpa temuan pengembalian dana.

Penulis Desa, Budaya dan Ekonomi Lokal | Pemerhati Masalah Sosial serta Pembangunan Perdesaan


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.