Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 23 Mei 2026 09:01 WIB ·

Pesantren Pringsewu Kini Tangguh Hadapi Risiko Mitigasi Bencana


					Pesantren Pringsewu Kini Tangguh Hadapi Risiko Mitigasi Bencana Perbesar

Pringsewu, Lampung [DESA MERDEKA] Ratusan santri di daerah sering kali luput dari peta utama simulasi penyelamatan, padahal asrama komunal mereka merupakan titik paling rawan saat keadaan darurat. Membawa sudut pandang baru dalam perlindungan wilayah, Pondok Pesantren Raudlatul Muttaqin Sumbersari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, kini resmi memperkuat diri sebagai episentrum baru kesiapsiagaan lokal.

Pada Jumat, 22 Mei 2026, sebanyak 30 santri bersama 5 pengurus pondok secara aktif menggelar simulasi evakuasi sekaligus memasang rambu kebencanaan di lingkungan asrama mereka. Gerakan ini merupakan langkah konkret lanjutan setelah sepekan sebelumnya menerima sosialisasi intensif dari Rumah Zakat dan Relawan Desa Tangguh Bencana Pekon Kresnomulyo Barat.

Langkah ini mendobrak kebiasaan lama. Jika biasanya penanganan baru dilakukan saat bencana tiba, kini fokus bergeser total ke arah pencegahan sejak dini.

“Paradigma penanggulangan bencana kini berubah, dari reaktif ke preventif. Kita ingin agar pesantren memiliki kesadaran dan kemampuan mitigasi sejak dini,” ujar Agus Purnomo, Koordinator Relawan Rumah Zakat Pringsewu.

Dihadiri juga oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), para peserta tampak sigap memperagakan SOP penyelamatan diri. Mereka mempraktikkan teknik merunduk untuk melindungi kepala, lalu berjalan tertib menyusuri jalur evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan. Pemasangan rambu-rambu penunjuk arah di sudut-sudut strategis bangunan komunal ini diharapkan mampu meminimalkan risiko korban jiwa dan membangun kemandirian santri secara spontan jika sewaktu-waktu alam bergejolak.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Menantang Ombak Demi Dasa Darma: Kisah 369 Tunas Muda di Beranda Selatan Selayar

15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Trending di PENDIDIKAN