Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 20 Mei 2026 17:38 WIB ·

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif


					Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Kementerian Kebudayaan membidik desa sebagai fondasi baru ekosistem permuseuman nasional demi mendongkrak jumlah ruang belajar publik di Indonesia. Langkah ini diambil karena jumlah 516 museum yang ada hingga April 2026 dinilai masih terlalu kecil dibandingkan dengan kekayaan potensi budaya yang dimiliki bangsa.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa perluasan ini tidak lagi berpusat di kota, melainkan harus merambah hingga ke tingkat provinsi, kabupaten, kota, bahkan komunitas di pedesaan. Targetnya, Indonesia tidak lagi hanya memiliki ratusan, melainkan ribuan museum yang hidup di tengah masyarakat.

Sudut pandang out-of-the-box melihat kebijakan ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan taktik mendesentralisasikan pengetahuan. Selama ini, narasi sejarah selalu tersedot ke pusat kota. Dengan mendorong lahirnya museum desa, tiap komunitas lokal memiliki otoritas penuh untuk mencatat, merawat, dan memamerkan sejarah mereka sendiri tanpa harus menunggu validasi Jakarta.

Dari data nasional yang ada, tantangan terbesar sebenarnya terletak pada kualitas tata kelola. Dari total 516 museum di tanah air, baru 373 museum (72,3 persen) yang resmi terregistrasi secara nasional. Sementara itu, urusan standarisasi juga masih menjadi pekerjaan rumah berat karena baru 234 museum (45,3 persen) yang berhasil terakreditasi dalam kategori tipe A, B, atau C. Oleh karena itu, kebijakan tahun 2026 akan difokuskan pada pembenahan mutu melalui digitalisasi, peningkatan kapasitas konservasi, reinventarisasi, serta registrasi ulang koleksi.

Upaya penataan ini juga sedang berjalan ketat di Museum Nasional Indonesia yang kini mengelola sekitar 194 ribu item koleksi. Proses registrasi ulang ini krusial untuk mempermudah penelitian asal-usul koleksi (provenance research) serta membuka peluang pemanfaatan data secara lebih inovatif di masa depan.

Menariknya, pasar permuseuman kini mengalami pergeseran demografi yang masif. Berdasarkan survei Museum dan Cagar Budaya (MCB) pada 2025, anak muda di bawah usia 35 tahun mendominasi kunjungan dengan angka di atas 70 persen. Kelompok usia 18 hingga 24 tahun menjadi motor utama dengan porsi mencapai 37 persen. Kenyataan ini mematahkan mitos bahwa museum adalah ruang usang yang membosankan bagi generasi Z.

Tantangan bagi pengelola museum desa dan daerah ke depan adalah mengubah para pengunjung muda ini menjadi peserta aktif, bukan sekadar pemburu foto estetis. Museum harus mampu bertransformasi menjadi infrastruktur pengetahuan yang terhubung langsung dengan sekolah, universitas, dan komunitas lokal.

Sebagai perbandingan di level hilir, Museum Nasional Indonesia mencatat tren positif dengan meraup 770 ribu pengunjung sepanjang tahun 2025. Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin, optimistis target 800 ribu pengunjung pada tahun ini dapat tercapai. Guna memicu minat publik, pelayanan terus digenjot melalui dua pameran anyar, yakni Numismatik dan Pendar, yang dibuka dalam rangka ulang tahun ke-428 lembaga tersebut. Manajemen juga memastikan harga tiket masuk tetap stabil demi menjaga aksesibilitas masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Lilin Kecil Desa: Mesin Utama Pangan Nasional Prabowo

12 Mei 2026 - 06:01 WIB

BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa

8 Mei 2026 - 06:01 WIB

Trending di PEMERINTAHAN