Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 22 Apr 2026 21:25 WIB ·

Literasi: Napas Baru bagi Masa Depan Pemuda Sumbar


					Literasi: Napas Baru bagi Masa Depan Pemuda Sumbar Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mengambil langkah berani untuk menyelamatkan masa depan generasi muda melalui penguatan literasi. Bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, ia berkomitmen menyusun program inovatif yang menjadikan perpustakaan bukan lagi sekadar gudang buku, melainkan ruang belajar hidup yang mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Komitmen ini ditegaskan Muhidi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (SPP-TIK) di Padang, Selasa (21/4). Baginya, literasi adalah kunci utama untuk membentuk karakter cerdas dan jujur, yang merupakan modal dasar bagi kesuksesan setiap anak muda di Sumatera Barat, termasuk mereka yang berada di pelosok desa.

Perpustakaan sebagai Jantung Kreativitas
Muhidi menekankan bahwa perpustakaan harus bertransformasi menjadi pusat inklusi sosial dan wadah pengembangan kreativitas masyarakat. Di era digital ini, pengelola perpustakaan dituntut untuk terus berinovasi dan kreatif dalam meningkatkan pelayanan. Tujuannya jelas: mendekatkan ruang baca kepada generasi muda melalui program yang adaptif dan sesuai perkembangan zaman.

“Melalui literasi, kita akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, hingga berdaya saing. Namun ingat, kejujuran tetap menjadi kunci kesuksesan utama,” ujar Muhidi di hadapan para peserta sosialisasi.

Sinergi untuk SDM Unggul
Pembangunan literasi tidak bisa dilakukan sendirian oleh satu instansi. Muhidi mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, hingga legislatif sebagai pembuat kebijakan. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat fungsi perpustakaan sebagai ruang diskusi yang terbuka bagi siapa saja yang ingin berkembang.

Dengan kebijakan daerah yang kuat, perpustakaan diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Transformasi ini menjadi harapan baru agar anak-anak muda di Sumatera Barat memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni untuk membangun daerahnya dan memenangkan persaingan di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Menantang Ombak Demi Dasa Darma: Kisah 369 Tunas Muda di Beranda Selatan Selayar

15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Trending di PENDIDIKAN