Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 11 Apr 2026 14:34 WIB ·

Sinergi Alumni: Cetak Kader Muda Penggerak Pertanian Modern


					Sinergi Alumni: Cetak Kader Muda Penggerak Pertanian Modern Perbesar

Bandar Lampung, Lampung [DESA MERDEKA] – Wajah pertanian masa depan Lampung kini bertumpu pada pundak generasi muda. Dalam acara Halalbihalal di Graha Bintang Universitas Malahayati, Jumat (10/4/2026), PW IPNU dan IPPNU Lampung secara serius membahas akselerasi kader berdaya melalui ekosistem pertanian modern. Sinergi dengan majelis alumni yang tergabung dalam Himpunan Bisnis Ekonomi Pesantren (HEBITREN) menjadi kunci transformasi ini.

Ketua PW IPNU Lampung, Dede Muhammad Irfan, menegaskan bahwa kader NU tidak boleh hanya jago teori. Melalui penguatan hubungan dengan lembaga strategis, IPNU-IPPNU berupaya menciptakan peran nyata bagi pembangunan daerah. Hal ini selaras dengan visi Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang membutuhkan sentuhan teknologi dari tangan anak muda.

Membangun Ideologi dan Aksi Nyata
Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, yang hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya generasi muda yang adaptif dan berideologi kuat. Menurutnya, IPNU dan IPPNU harus menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan pemuda yang mampu berkontribusi langsung, bukan sekadar menjadi penonton di tengah gempuran media sosial.

“Lampung haus akan anak muda yang cerdas dan berideologi kuat. Penanaman nilai itu tepat dilakukan di wadah ini,” ujar dr. Jihan. Pesan ini menjadi alarm bagi para kader untuk mulai terjun ke sektor strategis, termasuk mengelola potensi agraris pedesaan dengan cara-cara baru yang lebih digital dan berteknologi tinggi.

Pertanian Modern: Peluang Baru di Desa
Sesi diskusi publik menyoroti panasnya isu ketahanan pangan dan regenerasi petani. Ketua Majelis Alumni IPNU Lampung, Hasan Erreza, optimistis bahwa ekosistem pertanian modern berbasis pesantren dan desa bisa diwujudkan. Melalui sinergi antara pemerintah, organisasi, dan pengusaha alumni, para pelajar kini mulai melirik peluang magang dan bisnis di sektor pertanian.

Komitmen ini mengubah paradigma lama tentang bertani. Dengan dukungan teknologi dan sinergi alumni, sektor pertanian kini diposisikan sebagai ladang pengabdian sekaligus ekonomi yang menjanjikan. Generasi muda diharapkan tidak lagi menjadi “generasi gagal paham”, melainkan menjadi motor penggerak yang solutif bagi kemandirian pangan di daerahnya masing-masing.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 253 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

80 Pelajar SMA Padang Ikuti Latihan Menulis Literasi

2 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Guru Samarinda Dilatih Menangkal Penipuan Finansial Digital

23 September 2026 - 23:37 WIB

Lepas 340 Penerima Beasiswa Sawit, Gubernur Mahyeldi : Jangan Sia-siakan Kesempatan

22 September 2026 - 10:45 WIB

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Trending di PENDIDIKAN