Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 2 Apr 2026 21:13 WIB ·

Jembatan Gantung Hingga Musala: PERADI Kucurkan Rp1,6 Miliar


					Jembatan Gantung Hingga Musala: PERADI Kucurkan Rp1,6 Miliar Perbesar

Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemulihan fasilitas publik di pelosok Sumatera Barat mendapat suntikan dana segar sebesar Rp1,6 miliar. Bantuan dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) ini menyasar tiga titik vital, termasuk pembangunan jembatan gantung di Salayo dan musala di Palupuh, yang menjadi kebutuhan mendesak bagi mobilitas serta ibadah warga pascabencana hidrometeorologi.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menerima bantuan tersebut secara simbolis dari Ketua Umum PERADI, Otto Hasibuan, di Bandara Internasional Minangkabau, Selasa (1/4/2026). Selain jembatan dan musala, dana ini juga dialokasikan untuk pembangunan tiga ruang kelas baru di SMA Negeri 12 Padang.

Sentuhan Advokat untuk Infrastruktur Vital
Langkah PERADI ini dinilai strategis karena menyentuh infrastruktur dasar yang berpengaruh langsung pada denyut nadi ekonomi dan sosial. Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa perbaikan akses seperti jembatan gantung akan mempercepat pemulihan layanan publik di daerah terdampak.

“Bantuan ini menyasar fasilitas vital. Dukungan berbagai pihak, termasuk PERADI, membuat kita optimistis proses rekonstruksi di Sumbar berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Mahyeldi.

Kolaborasi Percepat Rehabilitasi Pascabencana
Ketua DPC PERADI Padang, Miko Kamal, menyatakan bahwa kehadiran Otto Hasibuan ke Sumatera Barat merupakan bentuk nyata kontribusi organisasi advokat. Selain menyerahkan bantuan, Ketua Umum PERADI dijadwalkan meninjau langsung lokasi penerima manfaat untuk memastikan proyek rehabilitasi segera dimulai.

Sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan wilayah. Dengan terbangunnya kembali jembatan gantung dan tempat ibadah, diharapkan aktivitas harian masyarakat desa kembali normal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup publik di wilayah terdampak bencana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalan Rusak Sumbar Meluas: Inpres Jadi Solusi Cerdas Perbaikan

4 Mei 2026 - 04:47 WIB

Sekolah Steril Kekerasan Jadi Kunci SDM Unggul Sumbar

2 Mei 2026 - 12:44 WIB

Sumbar Raih Apresiasi Kemendagri: Pemulihan Lahan Pertanian Terbaik se-Sumatera

30 April 2026 - 23:10 WIB

Sawah Pasca-Bencana Agam Kembali Hijau Lewat Gerakan Tanam Serempak

30 April 2026 - 23:00 WIB

Membangun Bogor Lewat Strategi Satu Kilometer Tiap Desa

30 April 2026 - 07:52 WIB

Tiga Kades PAW Bojonegoro Segera Tancap Gas Kelola Anggaran

30 April 2026 - 06:41 WIB

Trending di PEMDA