Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

JALAN JAJAN · 2 Apr 2026 14:04 WIB ·

Kampung Tenun Samarinda: Magnet Budaya di Gerbang IKN


					Kampung Tenun Samarinda: Magnet Budaya di Gerbang IKN Perbesar

Samarinda, Kalimantan Timur [DESA MERDEKA] Kampung Tenun di Samarinda Seberang kini bukan sekadar sentra produksi kain tradisional. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia tengah memacu transformasi kawasan ini menjadi destinasi wisata unggulan. Langkah ini merupakan strategi “tancap gas” untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai magnet wisatawan nasional dan mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa pengembangan desa wisata kini menjadi fokus utama RPJMD. “Kami melakukan penguatan promosi, digitalisasi, hingga pendampingan produk ekonomi kreatif agar potensi lokal ini naik kelas,” ujarnya dalam sinergi pengembangan Desa Wisata, Selasa (30/3/2026).

Sinergi Lintas Sektor demi Kemandirian Desa
Pengembangan Kampung Tenun tidak berjalan sendiri. Kolaborasi melibatkan Bank Indonesia hingga OJK melalui program BIMA Etam ke-11. Tujuannya jelas: mendorong UMKM memperluas akses pasar dan literasi keuangan. Deputi Kepala Perwakilan BI Kaltim, Bayuadi Hardiyanto, optimistis pariwisata akan menjadi sektor pertumbuhan ekonomi baru (PDRB) yang mampu menghidupkan memori kolektif sarung Samarinda yang melegenda.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menambahkan bahwa status Kampung Tenun harus meningkat dari desa berkembang menjadi desa wisata maju. “Kita berada di gerbang IKN. Potensi besar ini tidak akan berarti tanpa penguatan branding yang menarik wisatawan untuk singgah dan berbelanja,” tegasnya usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Rabu (31/3/2026).

Integrasi Wisata Susur Sungai dan Budaya
Visi besar ke depan adalah mengintegrasikan Kampung Tenun dengan ikon kota lainnya seperti Teras Samarinda dan wisata susur Sungai Mahakam. Wisatawan yang menuju IKN diarahkan untuk menikmati pengalaman budaya yang utuh di Samarinda.

Fokus Pengembangan Target Utama
Peningkatan SDM Perajin terampil dan melek digital
Digitalisasi Pemasaran Produk tenun tembus pasar global
Konektivitas Destinasi Paket wisata susur sungai & belanja tenun
Regulasi (Pergub 35/2023) Dasar hukum kuat untuk kemandirian desa

Melalui kolaborasi ini, pariwisata diharapkan bukan sekadar seremoni, melainkan mesin ekonomi yang dampaknya langsung terasa di kantong masyarakat lokal. Dengan membawa kain tenun pulang, wisatawan secara tidak langsung menjadi agen promosi gratis bagi kelestarian budaya Samarinda.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Abad Jam Gadang, Momen Kebangkitan Wisata Minang

30 Mei 2026 - 05:43 WIB

Paket Wisata Hotel Mewah Wajib Gandeng Desa Wisata

17 Mei 2026 - 21:31 WIB

Mentawai: Menata Surga Dunia Agar Desa Tak Terpinggirkan

13 Mei 2026 - 09:40 WIB

Terobosan Guru MGMP IPS: Ubah Benteng Tua Jadi Ruang Kelas

2 Mei 2026 - 08:19 WIB

Bandara Mentawai Diperpanjang Akses Wisata Desa Kian Terbuka

29 April 2026 - 20:40 WIB

Vila Bodong Menjamur, Desa Hanya Jadi Penonton?

26 April 2026 - 13:07 WIB

Trending di JALAN JAJAN