Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 1 Apr 2026 15:09 WIB ·

Rejomulyo Bidik Agrowisata Lewat Duet Alpukat dan Pisang


					Rejomulyo Bidik Agrowisata Lewat Duet Alpukat dan Pisang Perbesar

Magetan, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Rejomulyo, Kecamatan Barat, mulai menyulap pekarangan warga menjadi lumbung ekonomi hijau. Melalui pembagian 66 bibit alpukat varietas Aligator dan Miki pada Rabu (1/4/2026), desa ini memperkuat fondasi ketahanan pangan sekaligus mengejar target ambisius: menjadi Desa Agrowisata Edukasi.

Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, menjelaskan bahwa 46 bibit diserahkan kepada Kelompok Budidaya Alpukat untuk ditanam warga, sementara 20 bibit lainnya dioptimalkan pada lahan kas desa. Alpukat dipilih bukan tanpa alasan; perawatannya yang relatif mudah berbanding lurus dengan nilai jualnya yang tinggi di pasar luas.

Pekarangan Rumah Jadi Sumber Cuan
Camat Barat, Ari Budi Astuti, menekankan bahwa program ini dirancang agar warga berdaya di rumah sendiri. Selain untuk konsumsi pribadi guna memperkuat gizi keluarga, hasil panen alpukat nantinya diproyeksikan masuk ke ekosistem ekonomi desa.

“Hasil panen nantinya bisa dijual melalui BUMDes. Ini akan memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ungkap Ari Budi Astuti. Dengan keterlibatan BUMDes, warga tidak lagi kesulitan mencari pembeli saat masa panen tiba, sehingga sirkulasi uang tetap berputar di dalam desa.

Branding Desa: Alpukat dan Cavendish
Langkah pembagian bibit alpukat ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya, di mana Pemdes Rejomulyo telah membagikan bibit pisang Cavendish. Duet komoditas unggulan ini dipersiapkan sebagai branding utama desa dalam mewujudkan visi Agrowisata Edukasi.

Melalui integrasi antara pertanian pekarangan, pengolahan lahan desa, dan manajemen pemasaran BUMDes, Rejomulyo sedang membangun identitas baru. Ke depan, desa ini tidak hanya sekadar memproduksi buah, tetapi juga menjual pengalaman edukasi pertanian bagi wisatawan, yang diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Panitia Perangkat Desa Kemlagigede dan Realitas Peri-Urban

29 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menjaga NKRI dari Mushola Desa di Kaki Perbukitan Ponorogo

19 Oktober 2026 - 09:10 WIB

​Sambut Sumpah Pemuda, IPP Bhirawa Yudha Bersama Pemdes Bancar Gelar Jalan Santai

19 Oktober 2026 - 09:06 WIB

El Niño Godzilla Kepung Banyumas, 76 Ribu Jiwa Krisis Air

9 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Redam Sengketa, Pemkab Tanbu Pasang Pilar Batas Kusan Hulu Kuranji

8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Trending di KABAR DESA