Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 8 Mar 2026 12:10 WIB ·

Mahyeldi Guyur Solok Selatan Anggaran TKD untuk Infrastruktur


					Mahyeldi Guyur Solok Selatan Anggaran TKD untuk Infrastruktur Perbesar

Solok Selatan, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Wajah pembangunan di Kabupaten Solok Selatan dipastikan segera bersolek. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membawa kabar segar mengenai persetujuan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang siap dikucurkan untuk memacu kembali proyek-proyek infrastruktur yang sempat melambat akibat bencana.

Dalam rapat koordinasi di Aula Kantor Bupati Solok Selatan, Sabtu (7/3/2026), Gubernur menegaskan bahwa dana tersebut adalah kunci untuk memulihkan pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan. “Anggaran ini harus dimanfaatkan secara akuntabel untuk melanjutkan program yang tertunda. Sinergi provinsi dan kabupaten adalah syarat mutlak agar manfaatnya langsung dirasakan warga,” ujar Mahyeldi.

Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi Baru
Selain urusan anggaran rutin, Pemprov Sumbar kini membidik potensi “raksasa tidur” di Solok Selatan, yakni sektor pariwisata alam dan budaya. Kekayaan geografi daerah ini dinilai layak menjadi destinasi unggulan di Sumatera Barat jika didukung aksesibilitas yang mumpuni.

Mahyeldi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Jika akses terbuka lebar, pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal akan bergerak lebih cepat melalui sektor jasa dan ekonomi kreatif.

Sinergi OPD: Hapus Ego Sektoral
Bupati Solok Selatan, Khirunnas, merespons positif instruksi tersebut dengan menyiapkan jajaran Organisasi Perangkat Desa (OPD) untuk berkolaborasi tanpa sekat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan setiap rupiah dari dana TKD dan APBD provinsi terkonvergensi pada target pembangunan yang sama.

Pertemuan lintas instansi ini menyepakati bahwa pelayanan dasar—seperti akses kesehatan di pelosok dan fasilitas sekolah—menjadi prioritas utama sebelum melangkah ke pengembangan ekonomi skala besar. Dengan komitmen ini, Solok Selatan optimis mampu mengejar ketertinggalan pembangunan dalam waktu dekat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumbar Raih Apresiasi Kemendagri: Pemulihan Lahan Pertanian Terbaik se-Sumatera

30 April 2026 - 23:10 WIB

Sawah Pasca-Bencana Agam Kembali Hijau Lewat Gerakan Tanam Serempak

30 April 2026 - 23:00 WIB

Membangun Bogor Lewat Strategi Satu Kilometer Tiap Desa

30 April 2026 - 07:52 WIB

Tiga Kades PAW Bojonegoro Segera Tancap Gas Kelola Anggaran

30 April 2026 - 06:41 WIB

Hasil Reses DPRD Sumbar: Penentu Alokasi Pembangunan Nagari

29 April 2026 - 20:08 WIB

Langkah Berani DPRD Sumbar Amankan Anggaran Pembangunan Desa

29 April 2026 - 17:08 WIB

Trending di PEMDA