Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 26 Feb 2026 16:16 WIB ·

Mahyeldi Numpang Tidur di Masjid Bareng Warga Payakumbuh


					Mahyeldi Numpang Tidur di Masjid Bareng Warga Payakumbuh Perbesar

Payakumbuh, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Masjid Baiturrahim Koto Panjang menjadi saksi kesederhanaan pemimpin Sumatera Barat. Tanpa sekat protokoler yang kaku, Gubernur Mahyeldi Ansharullah memilih menghabiskan dini hari dengan beriktikaf dan tidur beralaskan lantai masjid bersama jamaah, Kamis (26/2/2026).

Langkah “numpang tidur” ini merupakan bagian dari perluasan agenda Safari Ramadan yang sengaja diperpanjang hingga waktu subuh. Sejak pukul 02.00 WIB, Mahyeldi beserta rombongan menyisir sejumlah masjid di Payakumbuh Timur untuk memastikan kehadiran pemerintah tidak hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga melalui kebersamaan ibadah yang intim.

“Kehadiran kami di sini murni untuk beribadah. Saya bersama masyarakat tidur di masjid. Ini tradisi yang terus saya jaga sejak awal menjabat gubernur,” ujar Mahyeldi dengan nada rendah hati.

Gotong Royong Perantau dan Bantuan Pemprov
Kehadiran gubernur ini sekaligus menjadi angin segar bagi pembangunan Masjid Baiturrahim. Pengurus masjid mengungkapkan bahwa sejak tahun 2022, proses rehabilitasi total bangunan hanya mengandalkan kekuatan infak dan sedekah warga, termasuk kontribusi besar dari masyarakat perantauan.

Merespons semangat kemandirian warga Koto Panjang Payo Basuang tersebut, Mahyeldi menyerahkan bantuan tunai senilai Rp25 juta serta paket mushaf Al-Qur’an. Bantuan ini dialokasikan khusus untuk mempercepat renovasi fisik masjid agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.

Tradisi Unik Pererat Ukhuwah
Gaya kepemimpinan yang memilih tidur di masjid bersama rakyat ini menjadi anomali positif di tengah budaya birokrasi yang biasanya formal. Bagi jamaah Payo Basuang, momen ini bukan sekadar kunjungan pejabat, melainkan bentuk penguatan silaturahmi yang tulus.

Safari Ramadan yang diakhiri dengan iktikaf dan sahur bersama ini terbukti efektif menjadi penyemangat warga untuk tetap meramaikan rumah ibadah hingga pengujung bulan suci. Mahyeldi membuktikan bahwa pemimpin terbaik adalah mereka yang mau merasakan dinginnya lantai masjid yang sama dengan rakyatnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sekdaprov Sumbar Dorong Kolaborasi Masyarakat Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

21 Juni 2026 - 17:44 WIB

Surplus, DPRD Sumbar Apresiasi Pemprov Kelola Anggaran APBD Tahun 2025

20 Juni 2026 - 13:32 WIB

DPRD Sumbar Kebut Perubahan Aturan Pajak Daerah, Kinerja APBD 2025 Dinilai Menggembirakan

19 Juni 2026 - 09:22 WIB

Penguatan BPBD: Perisai Baru Ketangguhan Nagari di Sumbar

18 Juni 2026 - 18:05 WIB

Data Akurat, Kunci Sukses Pembangunan Desa di TTU

18 Juni 2026 - 03:29 WIB

Jual Beli Jabatan: Skandal Puskesmas Guncang Birokrasi Simalungun

17 Juni 2026 - 17:04 WIB

Trending di PEMDA