OKU Selatan [DESA MERDEKA] – Nuansa kepedulian dan kebersamaan mewarnai bulan suci Ramadan 1444 Hijriah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) setempat menggandeng berbagai organisasi profesi kesehatan se-OKU Selatan menggelar aksi bakti sosial yang menyentuh hati di aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua pada Rabu (5/4/2023).
Sinergi apik ini melibatkan sejumlah organisasi kesehatan terkemuka di OKU Selatan, antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI), serta perwakilan dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
Kehadiran para pimpinan organisasi ini, termasuk Kalapas Kelas IIB Muaradua Reza Yudistira Kurniawan, Ketua SMSI OKU Selatan Sri Fitriyana, serta ketua dari masing-masing organisasi profesi kesehatan, menunjukkan komitmen bersama untuk berbagi kebaikan di bulan yang penuh berkah ini.
Kalapas Kelas IIB Muaradua, Reza Yudistira Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh SMSI OKU Selatan dan seluruh organisasi profesi kesehatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapas yang dipimpinnya. “Hampir dua tahun saya bertugas di sini, dan kegiatan bakti sosial yang melibatkan banyak organisasi seperti ini baru pertama kali terjadi,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan dalam penerimaan kunjungan, mengingat adanya sejumlah aturan ketat yang berlaku di lingkungan lapas.
Ketua pelaksana kegiatan, yang juga merupakan Ketua DPD PPNI Kabupaten OKU Selatan, Hj. Meliasari, menjelaskan bahwa inisiatif kegiatan ini muncul dari kolaborasi antara DPD PPNI OKU Selatan dan SMSI OKU Selatan dalam semangat Ramadan 1444 H. “Alhamdulillah, berkat kerja sama dan dukungan dari seluruh organisasi profesi kesehatan, kegiatan bakti sosial ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.
Bentuk bakti sosial yang dilakukan berupa pembagian takjil untuk berbuka puasa, serta penyerahan bantuan perlengkapan ibadah yang meliputi sajadah, Al-Qur’an, kipas angin, karpet, dispenser, botol minum, dan berbagai kebutuhan lainnya. “Kami mewakili rekan-rekan dari SMSI dan organisasi profesi kesehatan berharap bantuan yang kami berikan ini tidak dinilai dari materinya, namun sebagai wujud kepedulian kami terhadap sesama, khususnya saudara-saudara kita warga binaan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” pungkas Hj. Meliasari.
Ketua SMSI OKU Selatan, Sri Fitriyana, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh organisasi profesi kesehatan yang telah bersedia bergabung dan menyukseskan kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa Lapas Kelas IIB Muaradua dipilih sebagai lokasi bakti sosial sebagai bentuk perhatian kepada warga binaan yang seringkali dipandang sebelah mata. “Kami berharap kunjungan ini dapat membuka pemikiran para WBP bahwa mereka tetap diterima sebagai bagian dari masyarakat dan tidak dikucilkan atas kesalahan yang telah mereka tebus,” kata Sri Fitriyana.
Usai pembagian takjil dan penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi kesehatan yang disampaikan langsung oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang OKU Selatan, dr. Febrinata Mahardika, Sp.Og. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan mempererat tali silaturahmi antara berbagai elemen masyarakat di Kabupaten OKU Selatan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.