Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 29 Jan 2026 19:01 WIB ·

Pemprov Sumbar Gandeng 7 Kampus dan TMII Perkuat Inovasi Sumbar


					Pemprov Sumbar Gandeng 7 Kampus dan TMII Perkuat Inovasi Sumbar Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melakukan langkah strategis dengan mengawinkan dunia akademik dan pelestarian budaya dalam satu meja kerja sama. Di Istana Gubernuran, Kamis (29/1/2026), Pemprov Sumbar resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan tujuh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terkemuka dan manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni tanda tangan, melainkan upaya ambisius untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai fondasi pembangunan daerah. Fokus utamanya adalah penguatan sumber daya manusia (SDM), riset mendalam, serta inovasi pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal.

“Kita ingin pembangunan Sumbar didorong oleh teknologi dan data. Perguruan tinggi punya peran di sisi riset, sementara TMII adalah etalase budaya kita di level nasional,” tegas Mahyeldi.

Digitalisasi dan Nagari Creative Hub
Salah satu poin krusial dalam kerja sama ini adalah dukungan terhadap Nagari Creative Hub. Program ini diarahkan untuk membangkitkan ekonomi kreatif dan pariwisata di tingkat desa (nagari) melalui kajian ilmiah dan digitalisasi.

Rektor Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, Muhammad Ridwan, menyatakan kesiapan belasan ribu mahasiswanya untuk terjun langsung. UPI akan mengambil peran sebagai mitra teknis dalam pengembangan sistem informasi dan pengelolaan data kebencanaan guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Adapun tujuh PTS yang terlibat dalam sinergi ini adalah:

  • Universitas Bung Hatta
  • Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK
  • Universitas Ekasakti
  • Universitas Tamansiswa
  • Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Universitas Dharma Andalas
  • Universitas Mercubakti

TMII: Etalase Budaya yang Hidup
Di sisi lain, kerja sama dengan TMII bertujuan untuk merevitalisasi fungsi anjungan daerah. Direktur Operasional TMII, Dede Noviardi, menekankan bahwa anjungan adalah identitas provinsi di ibu kota. Kerja sama ini memastikan kekayaan tradisi Sumbar tetap lestari dan menjadi sarana edukasi yang menarik bagi generasi muda maupun wisatawan nasional.

Sinergi “Segitiga Emas” antara Pemerintah, Akademisi, dan Pengelola Destinasi Budaya ini diharapkan mampu menciptakan ketangguhan daerah, baik dari segi ekonomi maupun kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana berbasis data akurat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Trending di KABAR PEMDA