Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 25 Jan 2026 14:17 WIB ·

Modal Rp55 Juta Hasil Patungan, Warga Bulurejo Gelar Wayangan


					Modal Rp55 Juta Hasil Patungan, Warga Bulurejo Gelar Wayangan Perbesar

Kebumen, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Di tengah gempuran tren hiburan modern, Desa Bulurejo, Kecamatan Ayah, membuktikan bahwa adat “patungan” atau swadaya masih menjadi senjata ampuh untuk menjaga eksistensi budaya. Tanpa bergantung sepenuhnya pada APBDes, ribuan warga dari 14 RT berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp55 juta untuk menggelar tradisi Sadranan dengan pementasan wayang kulit semalam suntuk, Sabtu malam (24/1/2026).

Pementasan yang menghadirkan dalang Ki Eko Suwaryo Sekarbima dengan lakon “Kikis Tunggul Rono” ini bukan sekadar hiburan. Bagi warga perbatasan Kebumen ini, pementasan tersebut adalah simbol kedaulatan budaya dan doa bersama untuk keberkahan desa.

“Ini bukti semangat kebersamaan warga Bulurejo. Dana Rp55 juta terkumpul murni dari donasi masyarakat. Kami juga melakukan ziarah leluhur sebagai bagian dari rangkaian spiritual acara ini,” ujar Kepala Desa Bulurejo, Ali Imron.

Kado Perbaikan Jalan dari Bupati
Kekompakan warga tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang hadir dalam kunjungan perdananya ke desa tersebut. Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap antusiasme warga, Bupati membawa “kado” berupa rencana perbaikan infrastruktur jalan strategis di wilayah Kecamatan Ayah.

Bupati Lilis memaparkan lima ruas jalan yang masuk dalam prioritas perbaikan tahun ini, yaitu:

  • Ruas Bumiagung – Demangsari
  • Ruas Demangsari – Boyowulung
  • Ruas Kalibangkang – Argosari
  • Ruas Rogodono – Pringtutul

“Infrastruktur jalan adalah prioritas karena menjadi urat nadi mobilitas warga dan pengungkit potensi desa,” tegas Bupati di hadapan ribuan penonton.

Tradisi yang Menghidupkan Suasana
Acara tidak hanya kaku pada pementasan wayang. Suasana menjadi cair saat Bupati menggelar kuis interaktif berhadiah sepeda dan uang tunai. Warga ditantang menjawab pertanyaan seputar potensi wisata lokal hingga struktur pemerintahan desa, yang dijawab dengan antusias oleh masyarakat dari berbagai lapisan usia.

Kehadiran jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, hingga pimpinan Disparbud serta Disdikpora Kebumen mempertegas bahwa sinergi antara tradisi Sadranan dan kebijakan pembangunan jalan merupakan kolaborasi ideal dalam memajukan wilayah perbatasan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Penyaluran BLT Dana Desa Periode Juni 2026 kepada 6 KPM di Desa Balumbungan Berlangsung Lancar

19 Juni 2026 - 10:12 WIB

Bantuan Ayam Petelur Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jombang

18 Juni 2026 - 23:26 WIB

Anggaran Desa Kudus Tercekik, Kades Tagih Solusi Bupati

18 Juni 2026 - 02:56 WIB

Besikama Perkuat Kader Posyandu demi Kesehatan Warga Desa

17 Juni 2026 - 19:13 WIB

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dilema Dana CSR Desa Tamainusi: Antara Pembangunan dan Penjara

15 Juni 2026 - 09:05 WIB

Trending di DESA