Batang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Siapa sangka, lahan seluas 400 meter persegi di Kecamatan Kandeman kini bertransformasi menjadi “tambang emas” hijau bagi warga. BUMDes Desa Depok secara resmi meluncurkan Greenside Farm, sebuah destinasi wisata edukasi petik melon premium yang menawarkan pengalaman bertani modern di tengah tantangan hama tradisional, Selasa (20/1/2026).
Terobosan ini menjadi jawaban telak atas skeptisisme petani lokal terhadap budidaya buah yang selama ini dianggap berisiko tinggi. Dengan mengadopsi sistem greenhouse, BUMDes Desa Depok berhasil meminimalisir serangan hama dan menciptakan ekosistem panen yang stabil sekaligus estetis bagi wisatawan.
Inovasi Agrowisata di Tengah Desa
Kepala Desa Depok, Kaminoto, mengungkapkan bahwa pemilihan melon bukan tanpa alasan. Komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan peminat yang sangat luas. Di Greenside Farm, terdapat sekitar 1.200 pohon yang terdiri dari tiga varietas kelas atas: Inthanon, The Blues, dan Sweet Lavender.
“Selama ini menanam buah sering dianggap kurang menjanjikan karena kendala hama. Namun, melalui sistem greenhouse ini, kami membuktikan bahwa pertanian modern bisa berhasil di tingkat desa sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” ujar Kaminoto.
Sensasi Petik Langsung Varietas Langka
Berbeda dengan membeli di pasar swalayan, pengunjung di Greenside Farm bebas masuk ke area tanam, memilih buah terbaik, dan memetiknya langsung dari dahan. Pengalaman sensorik ini menjadi daya tarik utama bagi keluarga maupun pegiat hobi tanaman.
Sistem pembayarannya pun sangat transparan. Pengunjung cukup menimbang melon yang telah dipetik dan membayar sesuai berat bersih. Harga yang dipatok cukup kompetitif untuk kualitas premium, yakni Rp30 ribu per kilogram untuk semua varietas.
Mendorong Ekonomi Kreatif Desa
Program yang mulai beroperasi penuh sejak 20 Januari 2026 ini diproyeksikan menjadi lokomotif baru perekonomian Desa Depok. Keberhasilan budidaya melon ini diharapkan memicu semangat warga untuk mengeksplorasi tanaman lain dengan teknologi serupa.
“Ke depan, kami tidak hanya fokus pada melon. Greenside Farm akan menjadi laboratorium hidup untuk tanaman produktif lainnya demi menggairahkan ekonomi Kabupaten Batang,” tambah Kaminoto optimis. Wisata edukasi ini dibuka setiap hari hingga masa panen berakhir, memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk belajar bertani pintar sambil membawa pulang buah tangan yang sehat.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.